Melalui Program “Polantas Menyapa”, Satlantas Polres Jember Pastikan Zero Pungli di Samsat Patrang

More articles

Jember, Investigasi.News – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember, Polda Jatim, terus menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan humanis.

Melalui program unggulan “Polantas Menyapa,” jajaran Satlantas turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan kepolisian benar-benar bebas pungli dan pro masyarakat.

Program yang dipusatkan di Samsat Patrang ini menjadi ajang nyata bagi anggota lalu lintas untuk mendengar langsung suara rakyat, memberikan edukasi hukum, dan menjamin pelayanan yang cepat tanpa percaloan.

Petugas tidak sekadar mengurus administrasi, tetapi juga memberikan pemahaman terbuka soal biaya resmi, tata cara registrasi, dan hak-hak pemohon wajib pajak kendaraan bermotor.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, menegaskan bahwa “Polantas Menyapa” adalah bentuk nyata reformasi pelayanan publik di tubuh Polri.

“Program ini adalah manifestasi komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar AKP Bagas.Kamis(20/11/2025)

Ia menambahkan, Satlantas Polres Jember secara konsisten memastikan seluruh petugas memahami nilai dasar pelayanan prima yang humanis. Edukasi ini mencakup informasi biaya resmi penerbitan STNK dan mekanisme Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mencegah masyarakat terjebak pada praktik calo.

AKP Bagas dengan tegas menyatakan bahwa layanan Satlantas Polres Jember, baik di Satpas maupun Samsat, harus dipastikan zero pungli (nol pungutan liar).

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar, untuk mudah diakses, dan bebas dari pungutan liar,” tegasnya, seraya menekankan pentingnya sikap responsif petugas dalam memberikan solusi cepat atas kendala administrasi.

Lebih lanjut, AKP Bagas menjelaskan bahwa program ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi terbuka dan pendekatan empatik, Polantas berupaya menumbuhkan kembali kepercayaan publik.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra pelayanan yang hadir dengan hati,” pungkasnya.

Dengan implementasi program ini, Satlantas Polres Jember berharap dapat menciptakan ekosistem pelayanan lalu lintas yang modern dan berintegritas, sejalan dengan semangat Transformasi Polri Presisi. Js

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest