Agam, Investigasi.news — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen di Jorong Surau Lubuak, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, pada Kamis (20/11/2025). Rumah berukuran 8 x 10 meter milik guru honorer Denison (54) itu ludes dilalap api diduga akibat korsleting listrik, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Laporan kebakaran masuk pukul 11.31 WIB dan satu menit kemudian unit pemadam sudah bergerak. Tiga unit damkar dari Agam dan dua unit dari Bukittinggi—melibatkan 26 personel termasuk Redkar Lawang—tiba di lokasi pukul 11.47 WIB. Petugas berhasil memadamkan api dalam 15 menit dan menyelamatkan tiga rumah di sekitar lokasi, sehingga kebakaran tidak semakin meluas. Tidak ada korban luka maupun meninggal, namun seluruh isi rumah hangus terbakar. Denison tinggal bersama istrinya Desri Nelvia (48), adik iparnya Zaky (28), serta tiga anak mereka yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa.
Sesaat setelah api dipadamkan, Dinas Sosial Kabupaten Agam langsung bergerak memberikan bantuan darurat. Bantuan diserahkan oleh Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Azmar, S.Si., Apt., M.M., didampingi Pekerja Sosial Muda, Feri Dunda, S.I.P., dan staf Endri Fiondra, S.H. Mereka menyalurkan berbagai kebutuhan dasar dan memberikan dukungan awal agar keluarga korban tetap dapat bertahan pascakejadian. Azmar menegaskan bahwa Dinas Sosial akan terus mendampingi keluarga tersebut hingga kondisi mereka kembali stabil.
“Kami memastikan bantuan cepat tersalur sesuai kebutuhan mendesak. Dinas Sosial tetap mendampingi korban untuk pemulihan awal,” ujarnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa.
Daji






