Cilegon, Investigasi.News — Kebakaran yang melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batu Mandi berhasil dipadamkan. Sebanyak 420 penumpang dilaporkan berhasil diselamatkan, sementara 89 kendaraan masih berada di dalam kapal tersebut.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan perkembangan penanganan insiden tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di Pelabuhan Merak, Cilegon, pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Heru menjelaskan, setelah melalui proses pemadaman dan evakuasi, api yang membakar KMP Batu Mandi telah berhasil dikendalikan. Saat ini, pihak ASDP masih memprioritaskan pendataan penumpang serta koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.
Berdasarkan data manifes yang diterima, terdapat 420 penumpang yang berhasil diselamatkan. Sementara itu, sebanyak 89 kendaraan masih tertinggal di dalam kapal dan menjadi bagian dari penanganan lanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan yang telah membantu proses pemadaman api serta evakuasi penumpang,” ujar Heru.
Ia menegaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. ASDP masih menunggu hasil penyelidikan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui sumber api serta faktor yang memicu terjadinya insiden tersebut.
Menurut Heru, penentuan penyebab kebakaran harus menunggu hasil investigasi agar informasi yang disampaikan kepada publik berdasarkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, ASDP juga memastikan penumpang yang telah terdata mendapatkan penanganan dan difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing. Sebanyak enam orang dilaporkan mengalami luka ringan dan syok akibat kejadian tersebut.
Keenam penumpang itu telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas terdekat dan selanjutnya diantar kembali ke rumah masing-masing.
Heru mengungkapkan rasa syukurnya karena berdasarkan informasi yang disampaikan, insiden kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski api telah berhasil dipadamkan, ASDP masih melanjutkan pendataan, koordinasi, serta penanganan pascakebakaran. Hasil investigasi KNKT nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat aspek keselamatan pelayaran.
Fahri Koto













