Sorong, Investigasi.news — Kabar gembira datang dari Kampung Yeflio, Kabupaten Sorong. Dua unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang dibangun melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 oleh Kodim 1802/Sorong telah memasuki tahap akhir. Kamis (22/5), pengerjaan tinggal menyisakan proses pengecatan sisi luar dan dalam bangunan.
Proyek infrastruktur skala lokal ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kampung Yeflio yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas sanitasi layak. Tak heran, suasana penuh syukur dan haru menyelimuti warga saat bangunan tersebut mulai menampakkan bentuk akhirnya.
Kapten Inf Semba, yang menjabat sebagai Dan SSK TMMD ke-124 sekaligus Koordinator Pembangunan MCK, menyatakan bahwa pembangunan MCK ini adalah komitmen nyata TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.
“Insyaallah, hari ini pekerjaan rampung. Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol nyata kolaborasi dan kepedulian kami terhadap kondisi sosial masyarakat. Tidak semua kampung memiliki MCK umum, dan itu yang ingin kami bantu atasi melalui TMMD ini,” tegas Kapten Semba.
Program TMMD ke-124 Kodim 1802/Sorong memang dirancang bukan hanya untuk memperkuat infrastruktur, tetapi juga merekatkan hubungan antara TNI dan masyarakat, lewat aksi nyata di titik-titik terpinggirkan.
Kepala Kampung Yeflio, Yongki Malakabu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut kehadiran MCK sebagai “berkah nyata” yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami merasa sangat dihargai. Kampung kami kecil, tapi kebutuhan kami besar. Dengan adanya pembangunan dari TMMD ini, mimpi kami untuk memiliki sanitasi yang layak akhirnya terwujud. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Yongki dengan mata berkaca-kaca.
Lebih dari sekadar proyek pembangunan, MCK yang dibangun menjadi monumen kecil dari kerja keras Satgas TMMD ke-124. Di balik tumpukan semen dan cat, ada harapan yang bertumbuh: tentang kesehatan, kebersihan, dan martabat masyarakat desa yang terus diperjuangkan.
Program TMMD menjadi bukti bahwa kekuatan sejati bukan hanya di medan tempur, tetapi juga di ladang pengabdian untuk rakyat. Kampung Yeflio kini punya alasan baru untuk melangkah lebih percaya diri menuju masa depan yang lebih sehat dan bermartabat.
Red






