Padang Pariaman, investigasi.news – Puluhan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Kartika 1-59 Pariaman menggelar kegiatan belajar sambil bermain dengan mengunjungi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (22/9/2025).
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ketua Yayasan sekaligus Ketua Persit KCK Cabang LXII, Ny. Fanny Rahmat Khaeroni, Kepala Sekolah TK Kartika 1-59 Riza Susanti, S.Pd, Danramil 09/Batang Anai Kapten Inf Januar Hendri, serta para guru pengajar.
Menurut Ny. Fanny Rahmat Khaeroni, kunjungan edukatif ini bertujuan memperkenalkan dunia transportasi udara sejak dini kepada anak-anak. “Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan berkesan kepada murid-murid. Semoga dari sini tumbuh semangat serta cita-cita besar, bahkan mungkin ada yang kelak menjadi pilot atau pramugari,” ungkapnya.
Selain melihat langsung aktivitas di bandara, para siswa juga diajak mengenal berbagai fasilitas penting, mulai dari kendaraan pemadam kebakaran, prosedur keberangkatan dan kedatangan pesawat, hingga pentingnya keselamatan penerbangan. Didampingi petugas bandara, anak-anak bahkan diberi kesempatan melihat dari dekat pesawat yang akan mendarat di landasan pacu.
“Raut wajah gembira para anak-anak sangat terlihat ketika mereka diajak masuk ke area runway untuk menyaksikan pesawat dari jarak dekat. Pengalaman ini tentu sangat berharga untuk menumbuhkan minat mereka terhadap dunia penerbangan,” kata Kapten Inf Januar Hendri.
Kepala Sekolah TK Kartika 1-59, Riza Susanti, S.Pd, menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas (outing class) yang rutin dilaksanakan sekolah. “Dengan belajar langsung di lapangan, anak-anak bisa lebih mudah memahami apa yang selama ini mereka lihat di buku atau media. Ini juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan keberanian mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, TK Kartika 1-59 Pariaman berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, sekaligus membekali siswa dengan wawasan luas sejak dini.
Andra Sikumbang













