Panti Membara, Tiga Unit Rumah Hangus

More articles

Pasaman, Investigasi.news – Panti kembali membara. Setelah mengalami musibah kebakaran hebat Juni 2025 lalu, pada dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 Wib, Sabtu (22/11), tiga unit rumah di kawasan padat penduduk Kampung Cahaya Baru, Jorong Murni, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Pasaman kembali berkobar diamuk ‘Si Jago Merah.’

Selain menghanguskan tiga unit rumah, kebakaran tadi malam juga mengakibatkan jatuhnya korban manusia, seorang lansia berusia 80 tahun. Namun untung nyawa Rosita masih dapat diselamatkan. Tapi sebagian tubuhnya, terutama di kedua paha dan tangan kanan mengalami luka bakar cukup serius, termasuk bengkak di kepala akibat benturan.

Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Ibnu Sina Panti dan langsung mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa naas ini pertama kali dilaporkan Ikhsan (47), pegawai Puskesmas Panti,
dengan menelepon Unit Damkar Kabupaten Pasaman, di Lubuk Sikaping.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Pasaman, Etriwaldi, SH yang kepada wartawan menyebutkan, setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 01.45 Wib, pihaknya langsung mengerahkan tiga unit armada Damkar ke lokasi kebakaran di belakang terminal Panti.

“Ya, kita turunkan dua unit damkar di posko Tapus dan satu unit armada Damkar dari Lubuksikaping. Petugas tiba di lokasi pada pukul 02.03 WIB dan berhasil memadamkan api serta melakukan pendinginan pada pukul 03.30 WIB,” jelas Etriwaldi.

Disebutkan juga bahwa petugas mengalami sedikit kendala untuk mencapai lokasi kebakaran, akibat sempitnya akses jalan di kawasan padat pemukiman tersebut.

“Harus kerja ekstra, selain fokus memadamkan api, petugas juga berupaya untuk mencegah api merambat ke rumah lainnya,” kata Etriwaldi.

Akibat musibah tersebut, satu unit rumah permanen milik Sampe Nasution (70), beserta seluruh isinya dan 1 unit sepeda motor, hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

Kemudian, satu unit rumah semi permanen milik Alfatri (56) dan satu unit rumah permanen milik Ceyin (40) juga ikut dilalap api. Kerusakan ke duanya mencapai 50% dengan kerugian diperkirakan Rp.70 juta.

Upaya pemadaman mendapat bantuan dari masyarakat setempat dengan peralatan seadanya serta aparat Polsek Panti yang turut mengamankan lokasi agar api tidak menyebar lebih luas.

Kebakaran dini hari tadi meninggalkan duka bagi tiga keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Dan tokoh masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman segera menyalurkan bantuan darurat untuk para korban. Bang Bud

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest