Lima Puluh Kota, investigasi.news — Balai Pengawas Obat dan Makanan Payakumbuh melakukan audiensi dengan Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang dalam rangka persiapan pelaksanaan Program GERMAS SAPA (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman), di Ruang Rapat Bupati, Senin (23/02).
Audiensi tersebut menjadi forum koordinasi awal dalam menyatukan langkah perencanaan, pelaksanaan, serta penguatan peran masing-masing pihak guna mendukung keberhasilan program GERMAS SAPA di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Kepala BPOM Payakumbuh, Dio Ramondrana, S.Si., M.Sc beserta jajaran. Turut hadir sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, Disperkop UKM, Disperinaker, Dinas Pangan, DPMDN, Diskominfo, serta perwakilan Kemenag dan Kacab Pendidikan Wilayah IV Sumbar.
Dalam paparannya, Dio Ramondrana menjelaskan bahwa GERMAS SAPA merupakan program intervensi terpadu yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta pemberdayaan masyarakat dalam menjamin keamanan pangan.
“Program ini memiliki tiga fokus utama, yakni Desa Pangan Aman, Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan tercipta ekosistem pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan di Lima Puluh Kota.
Sementara itu, Bupati Safni Sikumbang menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mendukung penuh implementasi GERMAS SAPA melalui sinergi perangkat daerah terkait.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta langkah konkret dalam mengimplementasikan program secara efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Oyon








