Padang Panjang— Pemerintah Kota terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan daerah. Salah satunya melalui silaturahmi antara Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang yang baru, Novri Abbas, dengan Wali Kota Hendri Arnis, Rabu (23/4/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Rutan dan pemerintah daerah.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu penting mengemuka, mulai dari pembinaan warga binaan berbasis pendidikan dan keterampilan, penguatan sinergi dengan sektor investasi serta UMKM, hingga peran komunikasi publik dalam membangun citra positif lembaga dan daerah.
Wako Hendri Arnis menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang saling mendukung antarinstansi, termasuk dengan pihak Rutan, sebagai bagian dari upaya bersama mendorong kemajuan Padang Panjang.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik pemerintah, lembaga vertikal, dunia usaha, maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nasrul, Kepala DPMPTSP, Nurasrizal, Kepala Dinas Perhubungan, Fhandy Ramadhona, Kepala Dinas Kominfo, Harry Rizka Perdana, serta perwakilan BKPSDM.
Hadir pula Ketua PWI Padang Panjang, Supriyanto mewakili unsur pers. Ia menyampaikan, media memiliki peran penting dalam mendukung kolaborasi lintas sektor, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun optimisme dan partisipasi publik.
“Pers memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang membangun serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Rutan dan Pemerintah Kota sehingga program pembinaan, pemberdayaan, dan pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal dalam membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. (rilis/Kamal)

















