Bos Togel Biak Disebut Kebal Hukum

More articles

Biak, InvestigasiNews — Dugaan praktik perjudian togel kembali mencuat di Kabupaten Biak. Aktivitas penjualan nomor gelap itu disebut warga berlangsung nyaris tanpa hambatan, sementara nama seorang pria berinisial P—yang oleh masyarakat dijuluki “Bos Pendi”—terus dikaitkan sebagai figur yang mengkoordinasikan jaringan tersebut.

Meski isu ini telah berulang kali muncul ke permukaan, hingga kini masyarakat belum melihat adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik: mengapa aktivitas yang disebut-sebut sudah terang-terangan ini belum juga tersentuh?

Tokoh agama Biak, Yosep, menyebut kondisi ini sebagai sinyal kuat adanya kelemahan pengawasan.
“Kalau aktivitas seperti itu tetap muncul di banyak titik dan masyarakat bisa melihatnya sendiri, tentu wajar bila muncul pertanyaan: mengapa tidak ada tindakan?” ujarnya.

Yosep menegaskan, kawasan Pasar Lama menjadi lokasi yang paling mencolok. Menurut informasi yang ia terima, terdapat sedikitnya tiga titik yang diduga aktif menjual togel setiap hari, ironisnya hanya berjarak ratusan meter dari Markas Polres Biak.
“Masyarakat melihat sendiri. Itulah yang membuat keresahan,” tambahnya.

Tokoh pemuda Biak, Luki, juga mengkritisi lambatnya respons aparat.
“Ini bukan isu baru. Sudah berkali-kali muncul di media, tapi belum ada penindakan. Keterlambatan ini membuat publik menduga ada sesuatu yang tidak beres,” tegasnya.

Ia memperingatkan bahwa pembiaran terhadap dugaan perjudian dapat memicu erosinya kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
“Kalau yang begini saja tidak ditangani, bagaimana masyarakat bisa merasa hukum bekerja?” ujar Luki.

Sejumlah wartawan juga berupaya memperoleh klarifikasi dari pemerintah daerah. Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, telah dihubungi melalui pesan WhatsApp, namun belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Hingga saat ini, Polres Biak juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai maraknya praktik togel maupun dugaan keterlibatan sosok yang disebut-sebut sebagai “Bos Pendi.” Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis juga belum mendapat jawaban.

Sementara itu, warga berharap ada langkah tegas dan transparan untuk memastikan apakah dugaan praktik judi tersebut benar adanya, serta siapa saja yang berperan di baliknya. Publik menanti, karena diamnya penegak hukum hanya akan memperlebar ruang spekulasi.

Jhonsa

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest