Kotamobagu, Investigasi.News— Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijria, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Kotamobagu, mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran produk makanan dan minuman di sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.
Sidak tersebut menyasar di sejumlah toko modern maupun gudang penyimpanan bahan pokok, termasuk di kantor Bulog Kotamobagu. Pemeriksaan difokuskan pada tanggal kedaluwarsa produk, kondisi kemasan, serta kelayakan edar barang yang dijual kepada konsumen.
Kepala Disperindagkop Kota Kotamobagu, Ariono Potabuga, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan sidak guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
“Kita melakukan sidak, di beberapa tempat untuk mengecek barang yang sudah kadaluarsa yang beredar di masyarakat, kemarin di Indomaret, dan hari ini ada di Bulog,” kata Ariono, Selasa (24/2/2026).
Disampaikannya juga, kegiatan ini tidak hanya dilakukan sehari, melainkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan agar seluruh tempat usaha yang menjual produk dalam kemasan dapat terpantau secara menyeluruh.
Menurutnya bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi peredaran produk makanan kedaluwarsa yang berpotensi meningkat selama Ramadan. Pasalnya, permintaan bahan pokok dan makanan kemasan cenderung mengalami lonjakan signifikan menjelang dan selama bulan puasa.
“Ramadan menjadi momentum meningkatnya aktivitas jual beli. Kami ingin memastikan seluruh produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat dan tidak melewati batas tanggal kedaluwarsa,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk tidak memanfaatkan momen Ramadan dengan menjual produk yang tidak layak konsumsi. Pengawasan akan terus dilakukan secara rutin hingga menjelang Idulfitri.
Masyarakat pun diminta lebih cermat saat berbelanja, terutama dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, serta label produk sebelum membeli.
“Dengan adanya sidak intensif ini, diharapkan stabilitas dan keamanan pangan selama Ramadan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman,”tegasnya. (**)








