Pentingnya Penetapan Perda RTRW Di Mata Para Pengusaha

More articles

Jember, Investigasi.News – Alih fungsi lahan menjadi satu permasalahan petani di Kabupaten Jember. Sejumlah lahan produktif kini dialihfungsikan menjadi kawasan perumahan, pabrik dan infrastruktur lainnya.

Menanggapi hal tersebut, H. Abdus Salam SE, ketua Real Estat Indonesia (REI) Wilayah Kabupaten Jember, mengatakan bahwa kita sebagai pengusaha membutuhkan kepastian hak, hukum dan perusahaan berkenaan Perda RTRW.

“Untuk mendukung program pemerintah terkait pembangunan 3 juta rumah, Perda RTRW sangat diperlukan sebagai pedoman kita sebagai para pengusaha” ungkap Salam, ketua REI Provinsi Jatim wilayah Kabupaten Jember.

H. Salam juga menyampaikan, untuk Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember yang menjadi payung hukum perlindungan lahan produktif di Kabupaten Jember saat ini masih menunggu hasil konsultasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR BPN).

Dalam Perda RTRW yang nantinya akan disahkan, H. Salam menyebut, salah satunya ada perlindungan terkait tidak terganggunya lahan produktif tanaman pangan berkelanjutan. Pasalnya, jika lahan produktif terganggu, maka produksi tanaman pangan juga akan terganggu. Maka dari itu lahan produktif wajib untuk dilindungi.

“Sehingga program pemerintah terkait Asta Cita yaitu ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis dan 3juta Rumah bisa berjalan bisa disukseskan secara bersamaan” Tambah H. Salam.

Sekali lagi, H. Salam menegaskan penetapan Perda RTRW sangat dibutuhkan dan sangat ditunggu bagi kami para pengusaha.

Js

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest