Banner

Baznas Agam Salurkan Rp209,2 Juta untuk 83 Mustahik, Perkuat Pemberdayaan dan Kemandirian Umat

More articles

Agam – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pendistribusian zakat tahap II Tahun 2026. Sebanyak Rp209,2 juta disalurkan kepada 83 mustahik melalui berbagai program unggulan yang menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, ekonomi produktif, hingga keagamaan.

Pendistribusian zakat tersebut dilaksanakan di Mushala Kantor Pelayanan Terpadu Belakang Balok, Rabu (24/6/2026), dan melayani penerima manfaat dari lima kecamatan di wilayah timur Kabupaten Agam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Baznas Agam dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para mustahik.

Ketua Baznas Kabupaten Agam, Ir. H. Isman Imran, M.Si, mengatakan bahwa penyaluran zakat tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendorong lahirnya kemandirian dan peningkatan kualitas hidup mustahik.

“Baznas Agam berkomitmen mengelola amanah para muzaki secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Kami ingin zakat yang dititipkan masyarakat benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat. Karena itu, program yang dijalankan tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pada pendistribusian tahap kedua ini, bantuan yang disalurkan mencapai Rp209,2 juta untuk 83 mustahik. Rinciannya, Program Agam Peduli sebesar Rp18,3 juta untuk tiga mustahik, Program Agam Sehat Rp1,5 juta untuk satu mustahik, Program Agam Cerdas Rp108 juta untuk 56 mustahik, Program Agam Makmur Rp61,4 juta untuk 23 mustahik, serta Program Agam Taqwa sebesar Rp20 juta untuk satu mustahik.

Selain bantuan kepada individu penerima manfaat, Baznas Agam juga menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi enam keluarga di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh. Masing-masing rumah menerima bantuan sebesar Rp20 juta. Dari jumlah tersebut, dua unit rumah didanai oleh Baznas Agam, sedangkan empat unit lainnya mendapat dukungan dari Baznas Provinsi Sumatera Barat.

Menurut Isman Imran, program rehabilitasi rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian Baznas terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus upaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi keluarga kurang mampu.

“Zakat memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu masyarakat. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mustahik,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Agam, di antaranya perwakilan Bupati Agam, Dinas Sosial, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan dan jajaran Baznas Agam, serta camat atau perwakilan dari lima kecamatan yang menjadi wilayah layanan pendistribusian.

Mewakili Bupati Agam, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Taslim, M.Pd, menyampaikan permohonan maaf Bupati Agam yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda pemerintahan lainnya.

Dalam sambutannya, Taslim mengapresiasi peran Baznas Agam yang selama ini konsisten membantu pemerintah daerah dalam mengurangi beban masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.

Menurutnya, program-program yang dijalankan Baznas memiliki dampak besar dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang termasuk dalam delapan asnaf penerima zakat.

“Melalui program-program ini diharapkan kesejahteraan masyarakat terus meningkat, baik dari sisi ekonomi, kesehatan maupun keberlangsungan pendidikan anak-anak yang membutuhkan. Ini merupakan implementasi nyata dari amanat undang-undang sekaligus ajaran Islam dalam membangun kepedulian sosial,” ujarnya.

Taslim juga mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan yang diberikan sesuai dengan tujuan program. Ia menegaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas Agam.

Sementara itu, Isman Imran menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki yang secara konsisten menunaikan zakat melalui Baznas Agam. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kekuatan utama bagi Baznas untuk terus memperluas jangkauan program dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, khususnya ASN, pelaku usaha, dan masyarakat Kabupaten Agam yang terus mempercayakan zakatnya kepada Baznas. Amanah ini akan terus kami jaga dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi titik awal perubahan bagi para mustahik untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.

“Kita berharap mereka yang hari ini menerima zakat sebagai mustahik, beberapa tahun ke depan mampu menjadi muzaki yang ikut menyalurkan zakat melalui Baznas Agam. Itulah tujuan besar zakat, yakni mengangkat derajat umat, menciptakan kemandirian ekonomi, dan menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan,” tutup Isman Imran.

Daji

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest