Padang, Investigasi.news – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Barat solid menciptakan suasana kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dan terus melakukan deteksi dini setiap potensi gesekan yang berpeluang terjadi di tengah masyarakat.
“Dari laporan yang diterima, secara keseluruhan kondisi Sumatera Barat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru aman, kondusif dan tidak ada yang mengkhawatirkan. Namun potensi tetap ada, untuk itu perlu pendampingan kepada masyarakat,” kata Ketua FKUB Sumbar Duski Samad di Padang, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu pada rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Barat dengan Badan Kesbangpol dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Sumbar Jefrinal Arifin dan Kasubbag Organisasi Tata Laksana (Ortala) dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kemenag Sumbar Fauqa Nuri Ichsan.
Menurut dia deteksi dini potensi gesekan dilakukan oleh FKUB hingga ke tingkat kecamatan.
“Dari deteksi dini itu dapat disimpulkan suasana kondusif, tetapi tetap ada yang memerlukan pendampingan. Misalnya ada kemungkinan masyarakat yang tidak mau dilarang, melakukan Natal di rumah atau bukan di rumah ibadah resmi,” kata dia.
Ia menilai kondisi seperti ini yang akan menimbulkan gesekan di tengah masyarakat dan pada daerah tertentu itu bisa menimbulkan potensi konflik.
Akan tetapi ada pengecualian terutama di daerah-daerah yang sudah heterogen, misalnya Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Dharmasraya dan daerah lain. Namun di daerah-daerah yang homogen seperti Padang Panjang misalnya atau di daerah yang tingkat keberagamannya masih rendah.
“Itu bisa menimbulkan gesekan, jika ada masyarakat yang masih melaksanakan natal di rumah masing-masing,” katanya.
Namun ia menegaskan sejauh ini dari pantauan FKUB kondisi Sumatera Barat jelang perayaan Natal dan tahun baru masih aman dan terkendali.
Untuk itu ia berterima kasih kepada pengurus FKUB kabupaten kota yang telah berpartisipasi dalam pemantauan situasi jelang Natal dan Tahun Baru di kabupaten kota.
Kepada Kementerian Agama ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dalam penganggaran jalannya kegiatan FKUB. Namun ia menyampaikan rasa prihatin kepada pemerintah kabupaten kota yang belum memberikan perhatian kepada FKUB.
Sementara itu Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat Jefrinal Arifin mengatakan Pemprov mendukung penuh dan terciptanya kondisi keamanan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Barat.
“Dalam menjaga situasi ini, untuk beberapa daerah perlu seni pendekatan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Kita akan terus memantau situasi jelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Barat ,” kata dia. Sc
















