Singosari, investigasi.news – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, dalam rangka meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Candirenggo, Kecamatan Singosari, Selasa (24/2) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan meninjau secara langsung kondisi bangunan serta kesiapan sarana dan prasarana KDMP yang diproyeksikan menjadi penggerak perekonomian desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Turut hadir mendampingi Menko Pangan, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir; Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.; jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang terkait; Camat Singosari beserta Forkopimcam Singosari; serta jajaran Perangkat Desa Candirenggo.
Dalam kunjungannya, Menko Pangan Zulhas menjelaskan bahwa KDMP dirancang sebagai pusat kegiatan desa yang berfokus pada penampungan dan penyaluran hasil ekonomi rakyat sebagai offtaker atau penyedia barang. “Sehingga kalau ada hasil jagung, gabah, peternakan, dan perikanan dari masyarakat, nantinya bisa ditampung di koperasi desa. Dengan begitu, tidak ada produk yang tidak laku dan hasilnya akan kembali ke masyarakat,” ujar Menko Zulhas.
Lebih lanjut, KDMP ke depan ditargetkan menjadi pemasok yang terintegrasi dengan SPPG yang menyediakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga perekonomian Indonesia dapat tumbuh lebih kuat. Hal ini menjadi langkah awal penguatan KDMP sebagai koperasi desa yang lebih mandiri dan profesional. Dengan fasilitas memadai, kapasitas penyimpanan diharapkan meningkat, distribusi kebutuhan pokok semakin lancar, serta ketersediaan dan stabilitas harga pangan di tingkat desa dapat terjaga.
Selain itu, melalui pembangunan fisik gerai dan pergudangan di dua lokasi KDMP tersebut, keberadaan koperasi diharapkan mampu mendukung penuh program SPPG/MBG, mewujudkan swasembada protein, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keberadaan KDMP juga diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Dengan pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, koperasi ini diharapkan mampu menjadi pusat distribusi sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkesinambungan.








