AGAM – Tangis haru dan wajah penuh syukur mewarnai pelepasan 336 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Agam tahun 1447 Hijriah. Setelah menunggu hingga belasan tahun, para jemaah akhirnya mendapat kesempatan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan oleh Bupati Agam, Benni Warlis, di Surau Ka’bah Inyiak Tuah Panampuang, Jumat (24/4/2026). Momen tersebut menjadi titik puncak dari penantian panjang yang bagi sebagian jemaah mencapai 12 hingga 13 tahun.
“Alhamdulillah, hari ini kita melepas 336 jemaah haji. Ini bukan sekadar perjalanan, tapi jawaban atas penantian panjang yang penuh kesabaran. Hari ini mereka berangkat dengan rasa bahagia dan haru,” ujar Benni Warlis.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur, serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Agam.
Bupati juga berpesan agar para jemaah menjaga niat, kesehatan, serta memperbanyak doa untuk kampung halaman, terutama saat berada di tempat-tempat mustajab seperti Raudhah, di depan Ka’bah, dan Padang Arafah.
“Kami titip doa untuk Kabupaten Agam agar selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, dan diberkahi dalam setiap langkah pembangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Agam, Zulkarnain Batubara, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.
Menurutnya, sebagai lembaga yang terus berkembang, pihaknya berupaya menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang terorganisir, berkelanjutan, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
“Kami ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan maksimal, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” jelas Zulkarnain Batubara.
Ia merinci, sebanyak 308 CJH tergabung dalam kloter 6 yang dijadwalkan masuk asrama haji pada 29 April 2026 dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 30 April 2026 pukul 05.05 WIB dengan penerbangan GIA 3506, didampingi lima petugas.
Sementara itu, 28 CJH lainnya yang tergabung dalam kloter 14 akan masuk embarkasi pada 8 Mei 2026 dan diberangkatkan pada 9 Mei 2026 dengan penerbangan GIA 3514, didampingi tiga petugas.
Zulkarnain menambahkan, seluruh persiapan keberangkatan telah dilakukan sejak September 2025, mulai dari pengurusan dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi perlengkapan jemaah.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan petugas, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih haji mabrur.
Daji

















