Ketua STAI Babussalam Sula Apresiasi Dan Mendukung Program SR Mensos Gus Ipul

More articles

Malut, Investigasi.news – Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan di negeri ini, terutama bagi siswa-siswi dari keluarga miskin dan miskin ektrem, baru-baru ini Menteri Sosial/Mensos RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berencana akan menggelar program Sekolah Rakyat (SR).

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berasrama yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Sosial, untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Tujuannya adalah memberikan akses pendidikan berkualitas dan membantu memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Program ini lantas mendapat dukungan dari berbagai kalangan, berikut salah satu pernyataan dukungan Program SR Kemensos RI dari Dr. Sahrul Takim S.Pdi.,M.Pdi Ketua STAI Babussalam Sula, Jumat 25 Juli 2025.

“Sangat mendukung program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Kementrian Sosial RI sebab sangat penting bagi masyarakat Kab. Kepulauan Sula terutama yang keluarga miskin dan miskin ekstrim karena program ini memberikan akses pendidikan gratis yang berkualitas dari jenjang SD sampai SMA secara bersamaan dan kita semua tau pendidikan menjadi kebutuhan penting”, ujar Sahrul Takim (25/7).

Kepada investigasi, lelaki yang baru saja menyelesaikan program pendidikan Doktornya ini menilai bahwa program Kemensos RI ini dapat memutuskan mata rantai kemiskinan dengan menyediakan pendidikan lengkap termasuk akomodasi, makanan dan kebutuhan belajar tanpa biaya yang ditanggung oleh peserta didik yang tidak mampu, lebih jauh Sahrul Takim menilai SR nantinya akan memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka pemberdayaan keluarga secara terpadu karena orang tua siswa akan dilibatkan dalam memantau dan memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Sebab dengan pola ini pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan sektor pendidikan akan lebih tepat sasaran terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. jadi secara keseluruhan SR adalah wujud dari kebijakan alternatif dari Pemerintah Pusat untuk memperluas akses pendidikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi masyarakat khususnya di Kab. Kepulauan Sula“, lanjut Sahrul.

Pastinya program tersebut memberikan harapan baru bagi kita di Kepulauan Sula untuk dapat memperoleh pendidikan berkualitas, inklusif dan berkelanjutan. olehnya itu, sebagai pemerhati pendidikan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Presiden RI dan Menteri terkait atas kebijakan yang proaktif dalam mengembangkan SDM yang tidak mampu di pelosok tanah air, tambahnya.

Disentil sekiranya apa yang harus dipersiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Kepulauan Sula dalam menyambut program Sekolah Rakyat (SR), Doktor Sahrul mengatakan begini.

“Sebaiknya Pemerintah Daerah perlu mendata masyarakat Sula yang masuk pada kategori miskin dan miskin ekstrim dengan melibatkan pihak terkait seperti BPS agar proses pemberian bantuan pada masyarakat tepat sasaran. kemudian Pemda mesti melibatkan pihak-pihak pemerhati pendidikan baik itu dilevel perguruan tinggi, lembaga pendidikan lain berjenjang dari SD sampai SMA serta Tokoh Masyarakat untuk melakukan sosialisasi mengenai Program Pemerintah Pusat dalam hal ini SR Kemensos RI agar kedepan tidak disalah artikan atau dipolitisasi”, saran Sahrul Takim.

Pelaksanaan Program SR, yang pertama adalah menyamakan persepsi masyarakat terhadap program ini, karena masyarakat belum paham kegunaannya untuk apa, karena yang diketahui oleh masyarakat Sula saat ini bahwa SR adalah warisan pendidikan ala penjajah, padahal sesungguhnya program SR ini adalah program yang digagas oleh Kemensos RI dalam rangka membantu pengembangan SDM bagi yang tidak mampu, kita harus menyamakan persepsi terkait SR, tutup Sahrul Takim Ketua STAI Babussalam Sula. RL

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest