Medan Belawan, investigasi.news – Ratusan Warga masyarakat Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan demo ke Mapolres Pelabuhan Belawan. Masalahnya masyarakat merasa sangat tidak nyaman dengan maraknya aksi tawuran di daerah mereka. Senin (26/01/2026) pukul 11.00 Wib.
“Seakan Polisi (Polres Pelabuhan Belawan-red) sengaja membiarkan terjadinya tawuran. Posko sampai pukul 01 pukul 02 pulang. Begitu terjadi tawuran petugas Polisinya tidak ada yang respon saat dihubungi”, keluh pendemo di depan kantor Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.
Dua tuntutan pendemo belum tersahuti disebabkan Kapolres Pelabuhan Belawan sedang tidak berada di tempat.
“Tuntutan kami hanya dua pak, tindak tegas pelaku tawuran yang sudah melakukan pengrusakan rumah warga dan membakar meja dagangan milik masyarakat. Kemudian lakukan pembinaan kepada pelaku tawuran yang masih bisa dibina”, jelas salahsatu pendemo di tengah kerumunan masa.
Sebelum masuk ke lingkungan Polres Pelabuhan Belawan, ratusan pendemo yang bergerak secara spontan itu tutup jalan Pelabuhan. Akibatnya sempat terjadi kemacatan lalu lintas.
Ditengah celotehan pendemo, warga sebut bebasnya Narkoba di Belawan khususnya Bagan Deli sebagai biangkerok terjadinya tawuran antar kelompok.
Usai ungkapkan keluhannya, ratusan pendemo melanjutkan aksinya ke kantor Lurah Bagan Deli.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K, M.H ketika dikonfirmasi investigasi.news melalui WhatsApp, belum menjawab.
(Man).






