Malalak, investigasi.news – Program Innovillage 2024, kompetisi sociopreneurship berbasis teknologi digital yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia dan Telkom University, telah sukses melahirkan inovasi baru bagi UMKM kayu manis di Sumatera Barat. Dalam program ini, Tim Maniezzz yang diketuai oleh Rafii Ahmad Fahreza (Teknik Informatika, 2022), bersama anggota Fikra Wais Alkani (Teknik Pertambangan, 2021) dan Natasya Aprilia (Ilmu Administrasi Negara), dengan bimbingan dosen pendamping Lailatur Rahmi, M.Pd (Geografi), berhasil mengembangkan dan meluncurkan platform digital SmartCinnamon.
Acara peluncuran SmartCinnamon digelar pada Selasa, 25 Februari 2025, di Kantor Camat Malalak, Kabupaten Agam. Selain peluncuran website, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow inspiratif dan bazar UMKM yang diikuti oleh berbagai pihak, termasuk kelompok tani, Kelompok Wanita Tani, BPP, Wali Nagari, pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, pengurus Bundo Kanduang, tenaga pendidik PAUD dan TK, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.
Platform SmartCinnamon dirancang untuk membantu petani dan pengusaha kayu manis dalam memasarkan produk mereka lebih luas, mendapatkan pelatihan bisnis berbasis digital, serta membangun koneksi dengan pembeli di tingkat nasional maupun internasional. Dengan mengintegrasikan marketplace, edukasi bisnis, dan konsep ekonomi sirkular, SmartCinnamon menjadi solusi digital yang mendorong UMKM kayu manis agar lebih kompetitif di era globalisasi.
Ketua Tim Maniezzz, Rafii Ahmad Fahreza, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Kecamatan Malalak dan Nagari Malalak Barat yang telah menjadi mitra selama tiga bulan terakhir. Dosen pendamping, Lailatur Rahmi, M.Pd, juga mengungkapkan harapannya agar inisiatif ini dapat terus berlanjut guna mendukung pertumbuhan UMKM di masa depan.
Dr. Asep Sujana Wahyuri, S.Si., M.Pd, selaku Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini dan berharap adanya sinergi berkelanjutan antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk kemajuan Sumatera Barat, khususnya Kecamatan Malalak.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com, mengapresiasi peluncuran SmartCinnamon sebagai bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong digitalisasi UMKM. Ia menekankan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan daya saing UMKM berbasis produk lokal.
Acara ini ditutup dengan peresmian website SmartCinnamon oleh Wakil Bupati Agam, serta kunjungan ke stand bazar UMKM yang turut meramaikan kegiatan tersebut. Dengan hadirnya platform ini, diharapkan UMKM kayu manis Kabupaten Agam dapat semakin berkembang dan menembus pasar internasional. Kunjungi website resmi SmartCinnamon di @smartcinnamon.id. (Humas Unp/Ns)








