NTT, Investigasi.News — Advokat Rikha Permatasari mengapresiasi penuh komitmen generasi muda dalam melestarikan budaya daerah. Menurutnya, upaya ini penting untuk menjaga identitas bangsa sekaligus membentuk generasi yang berprestasi dan berintegritas.
“Semangat berkarya yang konsisten ini menjadi bukti bahwa generasi muda Jawa Timur terus bergerak, berprestasi, dan membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan di panggung seni dan budaya,” ujar Rikha.
Dua putri daerah kebanggaan Jawa Timur, Alfridha Massayu Putrisena (Best of the Best Costume Koko Cici Surabaya 2023) dan Belinda Della Shafira Putrisena (Juara Favorit Bocah Majapahit 2023), tampil memukau dalam berbagai panggung budaya bergengsi.
Pada agenda Pemerintah Kota bertajuk Ramadhan Kampung Majapahit, keduanya dipercaya membawakan Tari Pangiling sebagai penutup pada 14 Maret 2026. Pada pembukaan Jumat, 27 Februari 2026, sebanyak 15 penari muda akan memeriahkan panggung dengan Tari Saman yang enerjik dan sarat makna kebersamaan.
Tidak hanya pertunjukan tari, Sanggar Seni Rarasmojo Budhoyo di bawah asuhan Dwi Teguh turut ambil bagian dengan menampilkan karawitan campursari. Penampilan ini diharapkan menghadirkan nuansa tradisional yang kental sekaligus memperkaya atmosfer Ramadhan dengan sentuhan budaya Nusantara.
Pihak sanggar mengungkapkan bahwa jadwal Sanggar Rarasmojo Budhoyo saat ini terbilang padat. Selain mempersiapkan tim untuk proses shooting film Sang Penari, sanggar juga tengah menyiapkan karya tari terbaru untuk agenda Pemerintah Kota berikutnya.
Pada 12 April mendatang, Rarasmojo dijadwalkan tampil di Lembah Pandowo, Pandaan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam melestarikan serta mengembangkan seni budaya daerah.
Menurut Rikha, penguatan seni tradisi bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi menjaga identitas bangsa dan membentuk generasi berprestasi serta berintegritas. Ia menegaskan pelestarian budaya harus terus didorong di berbagai daerah sebagai akar jati diri bangsa.
Severinus T. Laga








