Padang Panjang – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Padang Panjang bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak kebakaran di Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Bantuan tersebut diserahkan Ketua LKKS Kota, Ny. Maria Feronika Hendri di lokasi pengungsian Masjid Nurul Khairat, Kamis (26/2/2026). Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan awal bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu itu, mengakibatkan empat unit rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian habis terbakar. Selain kerugian materiil, para korban untuk sementara harus mengungsi sambil menunggu proses pemulihan.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Maria menyampaikan rasa empati dan dukungan moril kepada para korban.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihan,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, sarden, dan biskuit. Selain itu, diberikan pula paket family kit serta perlengkapan dapur berupa kompor gas, tabung gas, regulator, panci, dan kuali guna membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
LKKS juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota dan instansi terkait untuk memastikan penanganan lanjutan berjalan optimal, termasuk pendampingan sosial dan dukungan dalam proses rehabilitasi tempat tinggal.
Lurah Kampung Manggis, Akbar Syahnan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia berharap kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam membantu warga yang tertimpa musibah.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno beserta jajaran dan unsur terkait lainnya.
Melalui langkah ini, LKKS Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap upaya penanganan sosial dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. (cigus/Kamal)



















