Padang, investigasi.news– Bursa Pemilihan Calon Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta, Padang makin menguat dukungan pada Mardiansyah. Kuatnya dukungan dari Alumni tersebut bukan tanpa sebab, dia dikenal sebagai Mahasiswa berprestasi dan banyak koneksi baik di Sumbar maupun kancah Nasional.
Mardiansyah merupakan Alumni Teknik sipil UBH 1996 ini merupakan satu diantara Mahasiswa UBH saat itu yang berprestasi terbukti dengan mengikuti Kuliah singkat di Jerman dalam program pertukaran Mahasiswa Indonesia (UBH-red)-dengan Fachochshule Hildesheim Jerman yang kemudian tamat di UBH pada tahun 2002 silam.
Kemudian pada waktu itu, Mardiansyah dipercaya menjadi asisten dosen
Dikalangan karib kerabat maupun koleganya, Dian begitu panggilannya terbilang komunikatif, membangun relasi sehingga wajar saja berbekal segudang pengalaman yang dia timba, baik semasa perkuliahan di UBH sampai ke Negeri Jerman, dia dipercaya menduduki posisi strategis di Perusahaan Plat Merah (BUMN) PT. Hutama Karya Persero sebagai Direktur Operasi II.
Sebelumnya Dian tercatat sebagai Sekretaris Perusahaan di PT. Hutama Karya Persero dan berdasarkan keputusan dari Emiten Perusahaan menunjuk dirinya menduduki Posisi strategis tersebut.
Pria kelahiran 1978 itu berasal dari keturunan ParJa (Pariaman-Jawa Barat) dimana sang ayah dari Kuraitaji, Kota Pariaman dan ibu dari Sumedang, Jawa Barat, dia merupakan anak ke-4 dari 5 bersaudara.

PENDIDIKAN
Mardiansyah menyelami Pendidikan mulai dari Taman kanak-kanak (TK) Aisyah Asratek, Padang, Sekolah Dasar (SD 06) Lapai, Padang, Sekolah Menengah Pertama (SMP 25) Padang, dan Sekolah Menengah Atas (SMA 3 )
Padang, dan selanjutnya pada tahun 1996 dia masuk ke jenjang perguruan tinggi universitas bung Hatta mengambil jurusan Teknik Sipil, Pendidikan Pasca Sarjana Management Proyek di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2019, dan Pasca Sarjana Management Bisnis di Institut Teknologi Bandung (ITB)
Dari penuturan karibnya yang minta namanya tidak di tulis mengatakan, Dia Selama menjadi mahasiswa Di Bung Hatta terbilang aktif di kegiatan kemahasiswaan (Senat) dan menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, anggota Senat/BEM fakultas, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
“Dian, begitu panggilannya, aktif diberbagai kegiatan kemahasiswaan, dia juga merupakan pengurus di Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan juga aktif di HMI” kenangnya.
Disaat krisis moneter tahun 1997/1998 lalu dia aktif bergerak dengan para Mahasiswa menyuarakan tuntutan rakyat yang berfokus di Gedung DPRD jalan Khatib Sulaiman.
“Dian, juga aktif bersama teman-teman mahasiswa lain menyuarakan tuntutan rakyat saat itu dan akhirnya dari pergerakan bersama mahasiswa itu tuntutan rakyat berhasil dan mencapai tujuan” kenangnya.
Perjalanan karir Mardiansyah sendiri diawali menjadi asisten dosen di UBH, setelah itu menjadi konsultan pengawas di pembangunan Gedung L Bung Hatta yang sebelumnya disebut Gedung J, di sebelah lapangan sepak bola sekarang.
Tidak berhenti disitu saja, pria berperawakan Indonesia ini pada tahun 2003 mencoba bekerja di Shimizu pada proyek pembangunan Bandar Udara Minangkabau yang kini bernama Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sampai selesai.
Kecintaannya pada kampus UBH sendiri tidak serta Merta begitu saja, banyak kenangan dan pengalaman yang dia dapatkan selama menyelami pendidikan di Kampus Bergengsi di Sumatera Barat itu.
Pada 2005, dia mencoba mengadu perasiban ke Jakarta dan bekerja di Kantor Konsultan Prosys Engineer setahun kemudian pada 2006 bekerja di PT. Hutama Karya Persero sebagai pelaksana lapangan dengan status kontrak.
Bermodalkan tekad dan kerja keras baru pada tahun 2014 dia diangkat menjadi
karyawan tetap dan memimpin sejumlah proyek, di antaranya Tol Cinere–Jagorawi, Tol Pekanbaru–Dumai, dan Tol Medan–Binjai.
Dan di tahun 2018 kemudian masuk ke struktural jabatan di anak perusahaan HKI sebagai Kepala Departemen Pengendalian, Kepala Departemen Infrastruktur, dan Kepala Departemen Pengawasan Internal.
Karir nya terus melejit sehingga pada tahun 2022 dia ditarik ke Kantor Pusat PT. Hutama Karya Persero sebagai Kepala Divisi Human Capital (H.C) dan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan.
Karir dan jabatan
Pada tahun 2022–2023, saat OIKN baru berdiri, dia bersama Kepala OIKN
diminta menjadi Koordinator Pembangunan Infrastruktur dan Logistik sampai Terbentuknya struktur kepemerintahan yang sah di OIKN.
Dan akhirnya pada Saat ini dia dipercaya mengisi posisi jabatan sebagai Direktur Operasi 2 PT. Hutama Karya Persero, BUMN terbaik 10 besar.
Berdasarkan ragam pengalaman dan jenjang karirnya itu, lulusan UBH ini merupakan aset yang dimiliki Almamater Universitas Bung Hatta (UBH) dan menjadi kebanggaan Sumatera Barat yang turut ambil bagian dalam pembangunan nasional.
Bermodalkan pengalaman dan kerja nyata ini, Mardiansyah bertekad memajukan organisasi Alumni Universitas Bung Hatta menjadi sebuah organisasi yang mencetak alumni hebat berdaya saing, tepat guna dan menjadi perhitungan hingga kancah Nasional.
Mardiansyah terpisah dihubungi melalui pesan what’sapp ke ponselnya Rabu (25/03) malam membenarkan bahwa dia ikut ambil andil maju sebagai calon ikatan alumni UBH Padang.
“Terimakasih, sebelumnya saya tergerak ikut andil selaku Alumni Mahasiswa UBH untuk maju sebagai calon Ketua Alumni, ini di dasarkan rasa cinta saya pada Kampus dan almamater UBH” tulisnya.
Dia menambahkan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk terus berbuat sehingga Dengan rasa cinta kampus UBH ini, saya bertekad membawa Organisasi Alumni UBH nantinya yang mempunyai daya saing sehingga dapat diperhitungkan hingga kancah Nasional” tambahnya. Km




