Bupati Padang Pariaman Tegaskan Tanggung Jawab Moral 46 CPNS Baru

More articles

Padang Pariaman, Investigasi.news– Sebanyak 46 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dalam seremoni yang digelar di Hall IKK Parik Malintang, Senin (26/5). Namun, bukan sekadar seremoni biasa—Bupati menyampaikan pesan keras dan penuh makna kepada para CPNS yang dianggap sebagai wajah baru birokrasi daerah.

Didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekda Rudy Repenaldi Rilis, serta jajaran kepala OPD, Bupati John Kenedy mengingatkan bahwa lembaran SK yang diterima bukan sekadar formalitas. “SK ini bukan tiket kemapanan. Ini adalah kontrak moral antara Anda dengan negara, rakyat, dan masa depan Padang Pariaman,” tegasnya di hadapan para CPNS.

Lebih dari sekadar hadir di kantor, Bupati menantang para abdi negara muda itu untuk hadir dengan ide, inovasi, dan semangat membangun. “Saya tidak butuh ASN yang hanya datang, duduk, diam, dan pulang. Saya butuh ASN yang berpikir, yang bergerak, dan yang berani membuat perubahan. Jangan tidur di zona nyaman,” ujarnya lantang.

Dalam arahannya, Bupati juga menyentil soal ancaman internal birokrasi seperti narkoba, praktik negatif, dan etika kerja yang lemah. Ia meminta para CPNS untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan menjadi wajah birokrasi yang bersih dan melayani.

“Jangan khianati amanah ini. Jaga integritas Anda. Bangun komunikasi yang sehat, pelajari tupoksi dengan serius, dan tingkatkan kapasitas diri. ASN zaman sekarang harus adaptif, bukan pasif,” ujar JKA.

Bupati bahkan secara eksplisit membuka ruang partisipasi dari para CPNS untuk ikut merancang kebijakan yang lebih efektif. “Saya terbuka terhadap masukan dan gagasan. Jika punya ide, sampaikan. Jangan jadi ASN penonton,” katanya.

Formasi CPNS 2024 ini tersebar di 26 unit kerja. Dinas PUPR menerima 4 orang, Inspektorat 3 orang, RSUD 2 orang, dan 23 instansi lainnya masing-masing 1 orang. Jabatan paling dominan adalah Perencana Ahli Pertama (18 orang), disusul Dokter Ahli Pertama (8 orang), Analis Kebijakan Ahli Pertama (7 orang), serta fungsional lain seperti Auditor, Peneliti, dan Pranata Komputer.

Dari sisi kepangkatan, 37 CPNS berada pada Golongan III/a dan sisanya 9 orang pada Golongan III/b.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun birokrasi Padang Pariaman yang humanis, tanggap, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Bupati John Kenedy menegaskan kembali satu kalimat yang menggema sepanjang acara:
“Ingat pesan saya! Semua ini demi Padang Pariaman yang maju dan sejahtera.”

Fachri Koto

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest