Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Baznas Kabupaten Agam bersama Dinas Sosial bergerak cepat menangani sepasang suami istri beserta dua anak balita mereka yang terlantar di Lubuk Basung akibat kehabisan biaya.
Keluarga tersebut diketahui bernama Riyan Aprilmansyah (29), warga Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, dan istrinya Zahara (29). Mereka datang ke Lubuk Basung untuk mengurus dokumen Kartu Keluarga (KK). Namun dalam prosesnya, kondisi keuangan yang terbatas membuat mereka tidak bisa kembali dan akhirnya terlantar.
Mengetahui kondisi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Agam segera membawa keluarga itu ke rumah singgah dinas sosial untuk mendapatkan perlindungan sementara. Selama beberapa hari, mereka diberikan bantuan berupa makanan, pakaian, serta pendampingan pengurusan administrasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Hasneril, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan cepat bagi warga yang mengalami masalah sosial darurat.
“Kami menampung keluarga ini di rumah singgah, memberikan kebutuhan dasar, serta membantu proses pengurusan surat-suratnya. Setelah semuanya siap, hari ini langsung difasilitasi untuk kembali ke Batam,” jelasnya 27 Februari 2026.
Ketua Baznas Agam, Ir. Isman Imran, M.Si, mengatakan bahwa pemulangan keluarga tersebut merupakan bagian dari peran pemerintah daerah melalui Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam melalui Baznas, hari ini kami memfasilitasi pemulangan keluarga Riyan ke Batam agar bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” ujarnya saat melepas keberangkatan keluarga tersebut.
Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Agam bersama jajaran Dinas Sosial. Pemerintah Kabupaten Agam berharap kolaborasi antara Baznas dan dinas terkait terus diperkuat dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Langkah cepat ini menjadi bukti hadirnya Pemerintah Kabupaten Agam melalui Baznas dalam memberikan solusi nyata bagi warga yang mengalami kesulitan, sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan dalam kondisi darurat sosial. Daji








