Beban Operasional Lebihi Pendapatan, Perumda Tirta Serambi Sosialisasikan Penyesuian Tarif

More articles

Padang Panjang, investigasi.news– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Serambi Kota Padang Panjang akan melakukan penyesuaian Tarif Air, hal itu dilakukan disebabkan, besarnya beban perusahaan dan berpotensi mempengaruhi beban biaya operasional Perusahaan.

Sebelum penyesuaian tarif dilakukan, Perusahaan Perumda Tirta Serambi Sosialisasikan kepada Pelanggan, tentang Rencana Kenaikan Tarif Air Minum tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Padang Panjang nomor 58 tahun 2026, Tentang Tarif Air Minum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Serambi Kota Padang Panjang.

Direktur Perumda Tirta Serambi Angga Jayani melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Umum Dani Prima Tilova,SH ditemui diruang kerjanya Senin (27/04) membenarkan bahwa, Perusahaan Air tersebut akan melakukan Kenaikan Tarif Air dalam waktu dekat.

“Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Nomor 58 tahun 2026 tentang Tarif Air Minum Perusahaan Tirta Serambi, Perusahaan akan segera melakukan penyesuaian Tarif Air yang diiringi terlebih dahulu sosialisasi kepada masyarakat/ pelanggan Perusahaan” katanya mengawali.

Adanya rencana penyesuaian Tarif Air ini tidak lepas dari dukungan DPRD Kota Padang panjang, dimana beban Perusahaan melebihi dari pendapatan, sehingga berdasarkan kondisi tersebut Perusahaan memutuskan untuk melakukan Penyesuaian Tarif yang direncanakan terhitung pada awal mei 2026 mendatang” katanya lagi.

Penyesuaian Tarif Air sendiri sebelum dilakukan, perusahaan akan mensosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat yang dimulai dari Senin ini hingga 3 hari ke depan (jum’at-red). Untuk tim sosialisasi sendiri dilakukan oleh Petugas dari Perumda Tirta Serambi dengan masing-masing anggota akan mensosialisasikan 2 Kelurahan dengan Satu Petugas.

Tentunya, harapan kami dengan adanya penyesuaian kenaikan tarif air ini masyarakat dapat memahami, sebab, hampir 16 tahun Penyesuaian Tarif Air belum pernah dilakukan sehingga selama ini Beban biaya operasional selalu ditanggulangi Perusahaan.

Jika tidak dilakukan segera penyesuaian Tarif Air, dikhawatirkan akan menambah beban biaya operasional yang lebih tinggi dan berpotensi mempengaruhi kepada layanan air kepada pelanggan” jelasnya.

Penyesuaian rencana kenaikan tarif air sendiri sudah lama di bahas dan mendapat dukungan dari DPRD, namun sekalipun adanya rencana penyesuaian kenaikan tarif air ini, Perusahaan tetap akan memperhatikan kondisi kekinian masyarakat.” Imbuhnya.
‎
‎Diketahui, jauh sebelum adanya rencana penyesuain kenaikan tarif air ini, Management Perumda Tirta Serambi sudah melakukan pembahasan bersama Komisi II DPRD Kota Padang Panjang. Pembahasan sendiri dilakukan guna melihat langsung kondisi Perusahaan Dan peningkatan layanan kualitas air kepada masyarakat/pelanggan.
‎
‎dalam kesempatan tersebut Direktur Perumda Angga Putra Jayani menyampaikan bahwa, saat ini perumda belum mempunyai instalasi pengolahan air sehingga ketika hujan akan mengalami kekeruhan terutama sumber air yang berasal dari sungai andok.

Dia juga menambahkan 80% pipa transmisi distribusi masih dalam kondisi baik, hanya saja ada pipa yang berjenis GIP 12% dan DCIP 8% mulai mengalami penyempitan dikarenakan umur teknis pipa.
‎
‎Sedangkan untuk program kerja tahun 2026, Angga menyampaikan akan melakukan penambahan SR dan pipa jaringan distribusi pada wilayah yg belum terlayani serta peningkatan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air.

Dia juga akan melakukan penyesuaian tarif air dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, biaya pokok produksi dan keberlanjutan pelayanan air minum.
‎
‎Menanggapi hal tersebut, Komisi II akan mendukung semua program yang digagas Perumdam Tirta Serambi selama program tersebut tidak merugikan masyarakat. Komisi II juga meminta agar Perumdam Tirta Serambi tetap memberikan pelayanan terbaik serta dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat khususnya kebutuhan akan air bersih.

Berikut simulasi tarif air yang direncanakan

Pemakaian air, pemakaian air dan perhitungan biaya, Rekening Air 10m3 X Rp. 2.100= Rp. 21.000, 2m3X Rp. 4.425=8.850, ditambah biaya dana meter Rp. 3.500, biaya administrasi Rp. 3.000 dan biaya retribusi sampah Rp. 7.500 sehingga total pelunasan sebesar Rp. 43.850.

Melihat perbandingan Harga Air yang dapat dikonsumsi dimana air mineral botol, 1 botol dengan ukuran 0,6 L, 1 Botol Rp. 3.500, jika ukuran 1 L berkisar Rp. 5.833 sehingga harga untuk 1 botol air mineral dengan ukuran kubikasi 1m3 Rp. 5.833.000

Air galon, 1 galon = 19 L, untuk 1 galon Rp. 7.000, sedangkan ukuran 1 L Rp. 369 sehingga untuk harga 1m3 mencapai Rp. 369.000.

Perbandingan dengan harga Air Perumda Tirta Serambi, untuk 1 L = Rp. 1 untuk isi 1m3= Rp. 1.450.

Jika dilihat perbandingan harga air kemasan mineral konvesional dengan harga air perumda jauh lebih menguntungkan pelanggan dari segi Harga.

Adapun untuk kelompok pelanggan sendiri terdiri dari kelompok sosial 1, meliputi Hidran Umum, Terminal Air, Musholla, Panti Asuhan/Rumah Yatim Piatu dan Rumah jompo.

Kelompok sosial 2 terdiri dari Kantor yayasan sosial, badan sosial, kamar mandi umum, dan masjid.

Sedangkan untuk kelompok sosial 3 meliputi, Sekolah Pemerintah dan Swasta, taman kanak-kanak dan PAUD.

Untuk kelompok Rumah Tangga terdiri dari, Rumah Tangga golongan A, Rumah Darurat, Tempat tinggal kayu sederhana dengan luas kurang dari 36m2, Rumah gubug/bambu

Sedangkan rencana untuk besaran penyesuaian kenaikan tarif air dikelompokan menjadi 4 dimana

Kelompok tarif air sosial 1 yang pemakaian airnya 0-10m3 berkisar Rp. 800, kelompok sosial 2, Rp. 950 dan kelompok sosial 3, Rp. 2.800

Untuk kelompok Rumah Tangga A pemakaian air 0-10 M3 sebesar Rp. 1.250, kelompok B sebesar Rp. 1.450, kelompok C sebesar Rp. 2.100 dan kelompok Rumah Tangga C sebesar Rp. 3.075

Sedangkan untuk kelompok Usaha/Niaga

Niaga kecil berkisar Rp. 4.400, Niaga Besar sebesar Rp. 7.050, dan instansi Pemerintah sebesar Rp. 3.500. Km

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest