Solok Selatan, Investigasi News – Haru, bangga, dan rasa kehilangan menyelimuti insan pers Solok Selatan. Sosok bersahaja yang selama ini akrab disapa Ajo—nama populer dari Firdaus Firman, S.IP., M.E.—resmi menorehkan sejarah baru dalam perjalanan kariernya. Dari birokrat yang meniti jalan dari bawah, kini ia dipercaya Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar.
Pelantikan berdasarkan SK Gubernur Nomor 821/3378/BKD/2025 tertanggal 22 Agustus 2025 itu digelar penuh khidmat di Auditorium Gubernur Sumbar, Sabtu (23/8/2025). Dengan demikian, Ajo tercatat sebagai salah satu pejabat termuda yang langsung menduduki posisi strategis di tingkat provinsi—sebuah prestasi yang jarang diraih.
Bagi insan pers Solok Selatan, sosok Ajo memiliki tempat istimewa. Ia selalu membuka ruang komunikasi dengan wartawan, tidak pernah menolak saat dihubungi, dan menempatkan stafnya sebagai mitra kerja, bukan bawahan. Kepemimpinan yang humanis dan egaliter inilah yang membuatnya dicintai, baik oleh jajaran ASN maupun oleh rekan-rekan media.
Tak ayal, kabar kepindahannya ke provinsi meninggalkan haru mendalam. “Ajo bukan hanya pemimpin, tapi juga kawan bagi kami. Ketulusan dan keterbukaannya akan selalu dikenang,” ujar insan pers Solok Selatan penuh rasa bangga.
Jejak Emas Karier Firdaus Firman
Perjalanan panjang Ajo membuktikan dedikasi dan integritas yang ia jaga sejak awal:
- 2006 – Mengawali karier sebagai CPNS pada Bagian Humas Pemkab Solok Selatan.
- 2007 – Diangkat menjadi PNS di Bagian Humas.
- 2009 – Staf di Kantor Pelayanan Umum dan Perizinan (KPUP).
- 2011 – Kasi Informasi dan Pengembangan KPUP, sebelum mendapat kesempatan studi S2 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
- 2013 – Kembali bertugas sebagai Kasi Perizinan KPUP.
- 2017 – Kabag Humas dan Protokol di masa Bupati Muzni Zakaria.
- 2021 – Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP sekaligus Sekretaris Diskominfo.
- 2022 – Resmi dilantik sebagai Kadis Kominfo Solok Selatan.
- 2025 – Puncak karier dengan promosi sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar.
Selama memimpin Diskominfo Solok Selatan, Firdaus dikenal progresif. Ia mendorong keterbukaan informasi publik, memperkuat digitalisasi layanan, dan membangun sinergi harmonis antara pemerintah dengan media.
Kini, dengan jabatan barunya di provinsi, harapan besar disematkan pada Ajo untuk membawa inovasi dan semangat baru di bidang ketenagakerjaan serta transmigrasi. Bagi Solok Selatan, kepergiannya adalah kehilangan; namun bagi Sumatera Barat, ini adalah sebuah anugerah.
Deno






