Tim Visitasi Jabar Nilai Drg. Yunita Ambarwati, Andalan RSUD Cabang Bungin dalam Seleksi PNS Berprestasi

More articles

Kabupaten Bekasi, investigasi.news– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Kabupaten Bekasi menerima kunjungan Tim Visitasi Lapangan Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam rangka seleksi tahap III PNS Berprestasi kategori Inovatif dan Inspiratif, melalui implementasi Sistem Dokumentasi Mutu (Sidomo) untuk peningkatan pelayanan di RSUD Cabang Bungin.

Tim visitasi yang hadir terdiri dari sejumlah akademisi dan pejabat, di antaranya Prof. Dr. H. Agus Ahmad Safei, M.Ag., Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati; Dr. Ferry Hadiyanto, S.E., M.A., Lektor Kepala Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran; Prof. Ridwan Sutriadi, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB; Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si., Guru Besar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial UPI; serta Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKD Provinsi Jawa Barat, Nenden Tatin Margati.

Direktur RSUD Cabang Bungin, Dr. Erni Herdiani, bersama jajarannya turut menyambut langsung kunjungan tersebut yang berlangsung di aula lantai dua RSUD Cabang Bungin.

Pada kesempatan itu, RSUD Cabang Bungin mengajukan salah satu ASN terbaiknya, Drg. Yunita Ambarwati, yang telah masuk pada tahap penilaian seleksi III. Tim visitasi melakukan penilaian menyeluruh terkait perilaku, kinerja, dan inovasi yang dilakukan Drg. Yunita, dengan melibatkan penilaian dari pimpinan, rekan kerja, pasien, media, hingga tokoh masyarakat.

Dr. Erni Herdiani mengungkapkan bahwa Drg. Yunita dikenal sebagai sosok ceria dengan semangat luar biasa. “Sejak awal saya mengenalnya, beliau selalu menunjukkan energi positif. Sebagai seorang leader, kepemimpinan beliau sudah teruji,” ujar Erni.

Lebih lanjut, Erni menambahkan bahwa Drg. Yunita tidak hanya berperan penting dalam pengembangan Sidomo sebagai sistem mutu rumah sakit, tetapi juga berhasil memajukan koperasi di lingkungan RSUD Cabang Bungin. “Koperasi ini kami dirikan dari nol, dari sekadar ide dan kredibilitas. Kini, omzetnya sudah mencapai Rp1,5 miliar dalam waktu singkat. Drg. Yunita mampu mengelola koperasi, merekrut UMKM, hingga koperasi tersebut terdaftar resmi di Kemenkumham,” jelasnya.

Selain itu, pada tahun 2022, Drg. Yunita juga tercatat sebagai salah satu tokoh penting yang berhasil membawa RSUD Cabang Bungin meraih status akreditasi Paripurna. Roni

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest