Dharmasraya, Investigasi.news — Dalam upaya menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan peningkatan kinerja aparatur, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, MM, memberikan klarifikasi atas pelantikan enam pejabat struktural dan fungsional yang dilaksanakan pada 24 Oktober 2025 lalu.
Jasman menegaskan bahwa pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan pelimpahan kewenangan dari Bupati Dharmasraya, sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. Ia menepis anggapan bahwa kegiatan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan Wakil Bupati.
“Pelantikan ini murni atas pelimpahan kewenangan dari Ibu Bupati. Tidak ada sedikit pun niat untuk mengabaikan Ibu Wakil Bupati. Secara aturan, pelantikan oleh Sekda sah dilakukan bila ada pelimpahan kewenangan,” ungkap Jasman di Pulau Punjung, Minggu (26/10/2025).
Menurut Jasman, kegiatan pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda BKPSDM Dharmasraya yang telah dijadwalkan sebelumnya. Ia pun telah berupaya untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan itu kepada Wakil Bupati sebelum acara dimulai.
“Saya sempat ke ruangan beliau, namun menurut staf, Ibu Wakil sedang bertugas di luar kantor. Karena waktu pelaksanaan sudah dekat, dan saya juga memiliki agenda lain di Kejaksaan Negeri Dharmasraya, maka pelantikan tetap kami lanjutkan sesuai jadwal,” jelasnya.
Usai kegiatan, Jasman segera melaporkan hasil pelantikan tersebut kepada Wakil Bupati. Meski sempat terjadi miskomunikasi kecil, ia memastikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dengan baik dan penuh kekeluargaan.
“Saya langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Ibu Wakil Bupati. Beliau sangat bijak dan terbuka, sehingga semuanya selesai dalam suasana saling pengertian. Kami tetap bekerja seperti biasa, dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.
Jasman juga menyampaikan bahwa Bupati Dharmasraya telah menerima laporan terkait pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini murni bersifat administratif, bukan persoalan personal atau substansial.
“Saya bertanggung jawab penuh atas kekeliruan administratif di tingkat pelaksana. OPD terkait sudah kami ingatkan agar koordinasi ke depan bisa lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jasman menjelaskan bahwa Bupati Dharmasraya saat ini tengah aktif menjemput berbagai program strategis dan dana pusat guna mempercepat pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati menjadi kunci agar pemerintahan tetap berjalan efektif dan harmonis.
“Kami semua sangat menghormati peran besar Ibu Wakil Bupati yang selalu aktif mendampingi Bupati dalam urusan pemerintahan. Ibu Bupati sendiri sering bertugas ke luar daerah demi memperjuangkan tambahan dana dan program nasional bagi Dharmasraya,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Jasman mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan keharmonisan pemerintahan, demi mewujudkan visi besar pembangunan daerah yang maju dan sejahtera.
“Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pembelajaran bersama. Yang terpenting adalah menjaga soliditas, saling menghormati, dan fokus pada tugas-tugas besar demi kemajuan Dharmasraya,” pungkasnya dengan penuh keteduhan.
Ardhi Piliang








