KARANGKATES, SUMBERPUCUNG – Upaya mencegah stunting dan risiko kesehatan sejak hulu terus digencarkan Puskesmas Eksotik Sumberpucung.
Bertempat di Balai Desa Karangkates, pada Selasa (27/10/2026), sebanyak 45 kader kesehatan mengikuti Pertemuan Rutin Kader Kesehatan Desa Karangkates.
Agenda bulan ini terbilang penting, yakni pemberian materi mengenai Skrining Calon Pengantin (Catin). Materi disampaikan langsung oleh Bidan Nur Khusniati, didampingi oleh Perawat dan Bidan Desa Karangkates, Kiki dan Atriyani.
Para kader dibekali pemahaman mendalam tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan dini bagi pasangan yang akan menikah. Mulai dari pemeriksaan status gizi, anemia, penyakit menular, hingga kesehatan reproduksi. Selain itu, kader juga diberikan pemahaman alur pemeriksaan catin di Puskesmas Sumberpucung agar bisa menjadi jembatan informasi bagi warga.
“Selama ini banyak calon pengantin yang datang mendadak, tidak tahu alurnya. Dengan kader paham, mereka bisa mengedukasi warga di lingkungannya. Jadi sebelum menikah, wajib periksa dulu ke Puskesmas. Ini kunci mencegah bayi stunting dan komplikasi kehamilan,” jelas Nur Khusniati di hadapan para kader.
Kegiatan ini disambut antusias. Puluhan kader aktif bertanya, terutama soal batas waktu ideal skrining dan jenis pemeriksaan yang wajib dilakukan.
Kepala Puskesmas Sumberpucung, drg. Rahmawati Daha, menyampaikan bahwa peran kader sangat vital sebagai garda terdepan kesehatan di desa.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran 45 kader Karangkates hari ini. Kader adalah ujung tombak kami. Kami berharap setelah pertemuan ini, para kader bisa menjadi penyambung lidah Puskesmas, mengedukasi calon pengantin di wilayahnya untuk melakukan skrining kesehatan minimal 3 bulan sebelum menikah. Sehat sejak sebelum menikah, akan melahirkan generasi yang sehat pula,” ujar drg. Rahmawati Daha.
Dengan pembekalan ini, diharapkan setiap calon pengantin di wilayah Karangkates tidak lagi melewatkan skrining wajib di Puskesmas Eksotik Sumberpucung.













