Fadly Amran Dorong Revitalisasi Batang Arau, Gandeng Pemerintah Jerman

More articles

Padang — Wali Kota Padang, Fadly Amran, menunjukkan komitmen serius membenahi lingkungan perkotaan dengan menggandeng Pemerintah Jerman untuk merevitalisasi Sungai Batang Arau dan Batang Kuranji. Upaya ini dilakukan demi menghapus stigma “kali mati” yang selama ini melekat pada Batang Arau.

Komitmen tersebut ditegaskan Fadly Amran dalam rapat koordinasi daring antara Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Jerman yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (28/1/2026) siang.

Rapat dipimpin Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon (PPI-TKNEK) Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Sudijanto, serta dihadiri kementerian terkait, sejumlah OPD Pemko Padang, dan perwakilan Pemerintah Jerman.

Fadly Amran menegaskan, kerja sama internasional ini sejalan dengan kebutuhan mendesak Kota Padang dalam membenahi dua sungai utama yang menjadi urat nadi lingkungan dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin mengubah Batang Arau yang saat ini sering disebut ‘kali mati’ menjadi sungai yang kembali hidup, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fadly.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang telah memulai berbagai langkah konkret, mulai dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat hingga penguatan regulasi melalui Perda pengelolaan sampah, kualitas air, serta penataan ruang dan wilayah.

Menurut Fadly, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu menjadi solusi strategis untuk menekan pencemaran sungai, terutama di kawasan padat penduduk.

“IPAL ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang. Dampaknya langsung pada kesehatan masyarakat, pengembangan pariwisata Kota Tua, serta kesejahteraan nelayan,” tegasnya.

Lebih jauh, Fadly juga menyoroti hubungan persahabatan antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman, yang telah terjalin sejak 1988. Menurutnya, hubungan historis tersebut menjadi modal kuat untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya dalam program revitalisasi Batang Arau.

“Kami ingin Padang menjadi Kota Pintar dan Kota Sehat. Apa yang kita rancang hari ini adalah warisan berharga bagi anak cucu kita di masa depan,” katanya.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah tindak lanjut penting, di antaranya penguatan koordinasi lintas kementerian, pengawalan proposal revitalisasi Batang Arau oleh Kementerian Lingkungan Hidup, serta persiapan proposal menjelang pertemuan lanjutan skema government to government dengan Pemerintah Jerman. ***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest