Bupati Malang Dampingi Menteri LH Tinjau Rencana PSEL Pakis, Solusi Pengolahan Sampah Modern

More articles

Pakis, investigasi.news – Bupati Malang, Sanusi, mendampingi Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (29/3) siang. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi solusi konkret persoalan sampah sekaligus sumber energi alternatif di Malang Raya.

Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat percepatan pembangunan PSEL Pakis yang digadang-gadang sebagai percontohan pengelolaan sampah modern berbasis teknologi ramah lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup menegaskan, proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga bagian dari transformasi menuju energi terbarukan.

“Kabupaten Malang memiliki urgensi tinggi dalam pengelolaan sampah. PSEL Pakis ini bukan sekadar tempat pemrosesan, tetapi upaya mengubah sampah menjadi sumber energi terbarukan. Pemerintah pusat akan memastikan regulasi serta dukungan berjalan selaras dengan kesiapan daerah,” ujar Hanif.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi yang aman bagi lingkungan, sehingga proses pengolahan tidak menimbulkan dampak pencemaran baru bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap rencana pembangunan PSEL tersebut. Ia menilai proyek ini sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di wilayahnya.

“Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen penuh mendukung percepatan pembangunan PSEL, mulai dari penyediaan lahan, kesiapan regulasi, hingga sinergi lintas perangkat daerah. Kami berharap proyek ini segera terealisasi dan memberi manfaat nyata,” tegas Sanusi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan tetap harus memperhatikan keseimbangan antara infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan kenyamanan masyarakat.

“Kami memastikan seluruh tahapan pembangunan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial secara menyeluruh, termasuk melalui kajian AMDAL yang komprehensif. Dukungan masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan proyek ini,” imbuhnya.

Komitmen tersebut turut diperkuat dengan kesiapan lahan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan awal seluas 4,4 hektare yang berpotensi diperluas hingga 6 hektare.

“Lahan yang disiapkan merupakan Tanah Kas Desa Bunut Wetan dan saat ini sedang dalam proses tukar guling agar bisa segera dimanfaatkan,” jelasnya.

Pemilihan Kecamatan Pakis sebagai lokasi PSEL dinilai strategis karena mampu menjangkau volume sampah dari kawasan padat penduduk di Malang Raya. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang kian terbatas sekaligus mendorong kemandirian energi daerah.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, serta Camat Pakis bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakis. Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest