Batam, investigasi.news – Walikota Batam, Amsakar Achmad membuka secara langsung kegiatan donor darah PK NTT bersama PMI Kota Batam yang digelar di Rumah Besar (RUMBES) PK NTT pada Sabtu, (28/6/25).
Tercatat, ada puluhan hingga ratusan peserta dari berbagai kalangan yang hadir untuk mengikuti kegiatan telah sukses digelar itu.
Amsakar Achmad dalam sambutannya, ia mengapresiasi PK NTT yang telah berkolaborasi dengan PMI Batam untuk mewujudkan kepedulian melalui kegiatan donor darah.
“Pertama, apresiasi dan rasa bangga saya kepada PK NTT yang sudah menginisiasi kegiatan kemanusiaan ini. Makin banyak kesadaran kita untuk mendonorkan darah kita kepada saudara kita yang membutuhkan, makin memperlihatkan rasa kepedulian kepada satu sama lain. Maka harmoni yang terciptakan di Batam akan tercipta.
Ia menjelaskan, Batam menjadi miniaturnya Indonesia dengan keberagamannya, PK NTT menjadi salah satu organisasi masyarakat di Batam yang dinilai mampu menjaga hal itu.
“Batam ini adalah miniaturnya Indonesia. Seluruh Organisasi profesi dan Paguyuban ada di Batam. Oleh sebab itu, kita harus mengorkestrasinya (mengkoordinasikan), dengan keberagaman yang ada di Batam. Kesadaran terkait itu sudah ditunjukkan oleh PK NTT hari ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dominggus RR Woge selaku Ketua Harian PK NTT menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para undangan, terutama kepada pendonor darah yang telah berpartisipasi dalam aksi sosial ini.
“Terima kasih kepada Bapak, Ibu semua, terutama para Peserta Pendonor yang telah hadir untuk mendonorkan darahnya. Dengan partisipasi kita hari ini, kita berharap dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkannya,” ucap pria yang akrab disapa Don Woge.
Selanjutnya, Ketua Umum PK NTT, Andi S Mukhtar yang didampingi Sekretaris Umum, Mohammad Agung Teibang dan Penasehat sekaligus salah satu Tokoh Warga NTT di Batam, Bali Dalo mengatakan bahwa, kegiatan ini tak hanya menjadi momen silaturahmi, melainkan sebagai bentuk empati dan kepedulian.
“Kegiatan ini perdana, namun kita bersyukur, karena berjalan dengan baik bahkan tadi dibuka langsung oleh Pak Walikota. Calon pendonor yang datang pun antusias mengikuti. Kita berharap, dengan adanya kegiatan ini yang sebagai bentuk untuk menjaga keeratan warga NTT, tapi juga sekaligus meweujudkan kepedulian melalui donor darah bagi mereka yang membutuhkan,” tutur Andi.
Andi mengatakan, kedepannya kolaborasi ini terus terjalin untuk kegiatan sosial kemanusiaan ini. Ia juga menyebut, dengan pemberian bingkisan sederhana berupa beras itu dapat bermanfaat bagi para pendonor.
“Terima kasih juga kepada PMI yang menyambut baik kolaborasi ini. Kedepannya masih ada kegiatan PK NTT, masih ada futsal dan lainnya lagi yang diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi juga serta turut partisipasi memberi kontribusi positif bagi masyarakat Kota Batam. Kami juga berharap, semoga bingkisan sederhana yang kami beri bagi para pendonor bisa bermanfaat,” sambung dia.
Sementara itu, Kepala Bagian (KABAG) Unit Pelayanan Donor PMI Kota Batam, Dokter Saul Melvin Rajagukguk menjelaskan, hari ini tercatat ada puluhan peserta yang daftar untuk mendonor, namun tak semua yang lolos oleh karena alasan kesehatan yang tak memenuhi syarat.
“Total 65 peserta, yang berhasil donor darah ada 41 kantong darah yang kita dapatkan. Sisanya itu ada yang HB nya terlalu tinggi, ada yang HB nya cukup untuk diri sendiri, ada beberapa yang minum obat, ada yang belum tidur karena dinas malam,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat PK NTT, termasuk warga NTT yang ada di Kota Batam untuk terlibat aktif berpartisipasi menyumbangkan darah bagi mereka yang membutuhkan.
“Kepada warga PK NTT dan juga semua masyarakat Batam, ayok kita bantu donor darah untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di rumah sakit. Karena sampai saat ini, kita masih kekurangan darah 20 persen dari total keseluruhan di Indonesia,” ucapnya.
Fransisco Chrons






