Banyumas, Investigasi.news – Wakil bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti bersama Anggota Komisi III DPRD Banyumas ” Irawati turut menghadiri kegiatan pembinaan dan seminar ” Motivasi Guru Raudhatul Athfal (RA) se- kabupaten Banyumas, digelar dipondopo Sipanji Purwokerto, Senin kemarin ( 27/10).
Kegiatan ini diikuti banyak Guru RA yang menjadi ajang silahturahmi sekaligus, untuk menyemangati bagi para pendidik anak di usia dini untuk terus meningkatkan kompetensi secara profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Sambutan anggota komisi III anggota DPRD Banyumas ” Irawati menyampaikan, kami sangat apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh para Guru RA yang selama ini telah berjuang dengan dan penuh kasih dalam membidik anak- anak usia dini. ” Irawati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi terpenting dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak, ucap anggota komisi III DPRD Banyumas.
Irawati menambahkan, seorang Guru RA setidaknya memiliki delapan kemampuan utama, diantaranya pemahaman tentang parenting, kesabaran tanpa ada batasan kemampuan pencipta lagu sendiri/ olah vokal, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi.
” Sementara sambutan Wakil Bupati Banyumas Lintarti menyampaikan, ucapan selamat ulang tahun yang ke-23 tahun keluarga besar IGRA ( Ikatan Guru Raudhatul Athfal ). “Wabup Banyumas mengatakan, pemerintah kabupaten Banyumas berharap kesatuan IGRA ” Semaking solid, berdaya dan terus menjadi wadah pengembangan kompetensi, yang semangat pengabdian para Guru RA.
Guru RA ini adalah sebagai fondasi pertama dalam membangun karakter yang berakhlak, kecintaan anak-anak terhadap ilmu dan agama. ” Lintarti yakin dari tangan para ibu-ibu pendidik Guru RA akan lahir anak-anak yang berakhlakul karimah yang mandiri dan tetap bersemangat belajar, ucap Wabup Banyumas.
Dwi Asih Lintarti selaku Wabup Banyumas menegaskan, pemkab Banyumas akan terus memperhatikan tentang pemerataan bantuan pendidikan bagi seluruh lembaga, baik lembaga RA, Madrasah, Muhammadiyah, Maupun sekolah berbasis agama lain seperti sekolah kristen, Hindu, dan Budha.
Jika masih ada surat proposal yang belum bisa terelesasi ditahun 2026, insyaallah akan menjadi prioritas ditahun 2027, Ujar Wabup Banyumas.
Wabup Banyumas mengatakan, usula Proposal bagi para Guru pendidik agar supaya disiapkan dibulan Januari dan bulan Maret 2026 agar bisa ditahun 2027 Insya Allah semuanya akan mendapat perhatian yang sama.
Melalui kegiatan pembinaan dan seminar ini, semoga motivasi yang kami sampaikan ini, diharapkan para guru RA semaking semangat untuk terus berinovasi dalam menciptakan metode pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai perkembangan zaman, demi kemajuan pendidikan anak usia dini yang berada dikabupaten Banyumas.
( Octa )



















