Aceh Singkil, Investigasi.News– Polres Aceh Singkil melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) melaksanakan kegiatan Fogging atau pengasapan di sejumlah wilayah terdampak banjir, sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit malaria dan demam berdarah, akibat banyaknya genangan air pasca banjir, pada Minggu 28 Desember 2025.
Kegiatan Fogging ini dilakukan karena genangan air yang tersisa di lingkungan permukiman warga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, khususnya nyamuk penyebab malaria. oleh sebab itu Personel Sie Dokkes Polres Aceh Singkil menyasar area pemukiman, fasilitas umum, serta lokasi yang dianggap rawan menjadi sarang nyamuk.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK, menyampaikan, bahwa Fogging ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat pasca banjir.
”Antisipasi penyakit malaria pasca banjir melalui Sie Dokkes kita melakukan Fogging di wilayah-wilayah pemukiman yang kita anggap dapat menjadi sarang jentik nyamuk,” ucap Jokotri.
Orang nomor satu di Polres Aceh Singkil itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta segera membersihkan sisa lumpur dan sampah pasca banjir.
“Pasca banjir, banyak genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk dan berpotensi menimbulkan penyakit malaria, makanya kita melakukan Fogging sebagai langkah antisipasi dan pencegahan,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Fogging ini, diharapkan dapat menekan risiko munculnya penyakit yang ditularkan melalui nyamuk serta membantu masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari wabah penyakit pasca bencana banjir.
Polres Aceh Singkil berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu penanganan dampak kesehatan pasca bencana.(**)
Rusid Hidayat
Antisipasi Penyakit Malaria Pasca Banjir, Polres Aceh Singkil Lakukan Fogging Di Wilayah Pemukiman Yang Terdampak






