Refleksi Harlah ke-53, PPP Situbondo Mantapkan Kaderisasi Lewat LKKD dan Santunan Sosial

More articles

Situbondo, investigasi.news – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 dengan menggelar rangkaian kegiatan bermakna, Kamis (29/1/2026). Acara dipusatkan di Gedung Serbaguna Pasir Putih dan berlangsung khidmat serta penuh kebersamaan.

Peringatan Harlah tahun ini dikemas dalam bentuk tasyakuran, santunan anak yatim piatu, serta kegiatan penguatan kader melalui Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen PPP untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.

Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-53 lebih diarahkan pada refleksi perjalanan panjang PPP, baik di tingkat nasional, provinsi, hingga daerah. Menurutnya, usia PPP yang matang harus dibarengi dengan evaluasi dan penguatan langkah ke depan.

Zeiniye menegaskan bahwa Kabupaten Situbondo memiliki posisi strategis bagi PPP, terutama pasca Pemilu 2024. Perolehan suara PPP di Situbondo yang meningkat dinilai menjadi barometer penting bagi kekuatan PPP di tingkat provinsi maupun nasional.

Atas dasar tersebut, PPP Situbondo memilih fokus merawat basis akar rumput yang selama ini menjadi kekuatan utama partai. Selain itu, pengembangan sayap organisasi juga diarahkan untuk menjangkau generasi milenial dan generasi Z.

Menurut Zeiniye, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal oleh partai politik. Salah satu upaya konkret yang dilakukan PPP adalah dengan menyelenggarakan LKKD menjelang peringatan Harlah ke-53.

Ia menjelaskan bahwa peserta LKKD tidak hanya berasal dari struktur PAC, tetapi juga melibatkan anak-anak muda yang melek teknologi dan memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan kebangsaan. Dengan begitu, visi dan misi perjuangan PPP dapat tersampaikan hingga ke tingkat paling bawah.

“Melalui kader muda yang adaptif dengan teknologi, kami berharap nilai-nilai perjuangan PPP bisa diterjemahkan sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri partai,” ungkap Zeiniye kepada awak media.

Lebih lanjut, Zeiniye mengakui bahwa dinamika politik nasional menjadi tantangan tersendiri bagi PPP. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terlalu berpengaruh bagi PPP di Kabupaten Situbondo.

Menurutnya, ber-PPP di Situbondo bukan semata-mata urusan politik praktis, melainkan juga soal ideologi dan kesinambungan perjuangan para pendahulu PPP yang telah meletakkan fondasi kuat di daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mengikuti peringatan Harlah PPP ke-53 bersama seluruh kader dan simpatisan.

Ulfiyah juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan keluarga besar PPP, sehingga dirinya dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Situbondo yang berangkat dari Partai Persatuan Pembangunan.
Dalam sambutannya, ia memohon doa, nasihat, serta bimbingan dari para senior partai dan tokoh agama agar dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan amanah dan penuh tanggung jawab.

Ulfiyah menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam membangun Kabupaten Situbondo. Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen.

“Dengan semangat Harlah PPP ke-53, kami berkomitmen mewujudkan visi Situbondo naik kelas bersama Bupati Mas Rio. Semua akan kami jalani dengan saling bergandengan tangan, kompak, dan terus saling mendoakan,” pungkasnya. (Agus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest