Iklan

Upacara HUT Sula Diwarnai Aksi Unjuk Rasa, Publik Pertanyakan Deteksi Dini Kesbangpol Dan Intel Daerah

More articles

Malut, Investigasi.News- Upacara HUT Kabupaten Kepulauan Sula yang Ke-23 di halaman Istana Daerah (ISDA), Minggu 31 Mei 2026, diwarnai aksi unjuk rasa dari sejumlah mahasiswa berbendera IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Kepulauan Sula, aksi unjuk rasa sempat menjadi perhatian peserta upacara dan tamu undangan kala Prabowo Sibela (Ketua Umum IMM) berteriak dari atas benteng tepat upacara dinyatakan selesai.

“Tong (kita) mahasiswa hebat, Prabowo jago, bisa luput dari pengamatan Kesbangpol dan Intel Daerah sehingga bisa melakukan aksinya”, ujar salah seorang warga Kepulauan Sula (31/5).

Warga tadi menambahkan harusnya peristiwa tersebut sudah ada deteksi dini dari Badan Kesbangpol Sula maupun Intel Daerah, sehingga tidak terjadi.

Diketahui bahwa tugas utama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di tingkat kabupaten terkait deteksi dini adalah menjaring, menghimpun, menganalisis, dan melaporkan informasi mengenai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) kepada Bupati. Fungsi ini krusial untuk memastikan pencegahan dan penanganan konflik secara cepat dan tepat.

“Kasihan Bupati kalo terus kecolongan mudel begini”, tambah warga tadi dengan logat Sanana yang kental.

Sementara itu dapat dikabarkan bahwa Prabowo Sibela dan IMM dikenal gencar menyuarakan isu-isu anti korupsi di Kepulauan Sula, bukan hanya melakukan aksi unjuk rasa, Prabowo dan kawan-kawan juga aktif membuat meme maupun content di media sosial menyangkut hal ini.

“Boleh saja demo, tidak dilarang, hanya kurang bagus saat peringatan HUT Sula dimana hadir tamu undangan yang bukan hanya orang Sula, dari kabupaten lain juga datang, kurang elok saja”, tutup warga Kepulauan Sula.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest