Puruk Cahu, investigasi.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya menerima kunjungan kerja (kunker) dari dua unsur pimpinan legislatif daerah tetangga, yakni Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Sri Lestari, dan Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin. Pertemuan berlangsung hangat di ruang Sekretariat DPRD Murung Raya, Kamis (31/7/2025) sore.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, bersama Ketua Komisi I DPRD Mura, Rejikinoor, serta anggota DPRD Johansyah dan Sutrisno. Suasana penuh keakraban mewarnai diskusi yang berfokus pada penguatan sinergi pembangunan antarwilayah di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja dalam rangka implementasi program strategis nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di tingkat daerah.
“Sebelum ke Murung Raya, kami juga melakukan kunker di Kabupaten Barito Utara. Kami banyak belajar mengenai strategi pengelolaan APBD dan pemberdayaan masyarakat yang bisa kami adaptasi di daerah kami. Semua ini terkait dengan upaya mendukung keberhasilan Asta Cita di tingkat lokal,” ungkap Sri Lestari.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyambut baik kedatangan delegasi dari Kobar dan Seruyan. Menurutnya, kerja sama lintas daerah sangat penting untuk memperkuat integrasi kebijakan pembangunan, terutama dalam mengelola potensi sumber daya alam dan manusia di kawasan DAS Barito.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja ini. Selain mempererat hubungan kelembagaan dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk bertukar ide dan pengalaman. Pengelolaan APBD yang efisien, pemberdayaan SDM yang kreatif, dan tata kelola pemerintahan yang transparan harus menjadi fokus bersama,” ujar Dina.
Ia menegaskan bahwa DPRD Murung Raya selalu terbuka terhadap kolaborasi lintas daerah, terutama dalam isu-isu strategis seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan antarlembaga legislatif di Kalimantan Tengah. Adv***


















