Toba, Investigasi.news – Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan beradab, bukan melalui tindakan anarkis yang dapat merugikan semua pihak.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri ibadah Minggu yang dipadu dengan pesta gotilon dan syukuran HUT ke-28 Gereja HKBP Pardomuan Nauli Ressort Tampubolon, Minggu (31/8).
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Toba sangat prihatin dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah yang berujung anarkis dan merusak fasilitas umum. Penyampaian aspirasi itu baik, tapi jangan sampai merugikan banyak orang,” tegas Audi Murphy.
Ia menambahkan, masyarakat Toba tidak perlu takut untuk menyuarakan pendapatnya. “Silakan datang ke kantor bupati atau rumah dinas saya. Pintu kami terbuka lebar untuk masyarakat. Tak mungkin kami kabur, apalagi kita semua sudah saling kenal,” ujarnya.
Menurutnya, kericuhan yang terjadi dalam aksi massa kerap dipicu oleh pihak-pihak tertentu yang menyusup dan memprovokasi hingga terjadi tindakan anarkis. “Kalau sudah begitu, yang rugi bukan hanya pemerintah, tetapi kita semua sebagai masyarakat,” imbuhnya.
Selain soal aksi demonstrasi, Audi Murphy juga mengingatkan jemaat untuk bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan agar masyarakat tidak sembarangan memosting hal-hal pribadi, terutama peristiwa duka yang dialami orang lain.
“Jangan karena ingin banyak viewers lalu kita posting sesuatu yang menyakiti orang lain, apalagi keluarga yang sedang berduka. Mari gunakan media sosial untuk hal-hal positif,” pesan Wabup Toba.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan kue dan tiup lilin sebagai simbol perayaan 28 tahun berdirinya HKBP Pardomuan Nauli Ressort Tampubolon.
Reporter: Octa













