Banner iklan

Pemkab Agam Percepat Pemulihan Warga Terdampak Bencana, 80 Huntap Dibangun di III Koto Silungkang

More articles

 

AGAM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pembangunan 80 unit hunian tetap (Huntap) di Nagari III Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.

Pembangunan Huntap tersebut kini memasuki tahap pelaksanaan, ditandai dengan penyerahan lokasi pekerjaan dan personel sekaligus pelaksanaan awal bersama atau MC-0 di lokasi pembangunan pada sabtu 29 Agustus 2026.

Penyerahan lokasi pekerjaan dipimpin Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satker Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Barat, Ridho Ruzika, S.T., bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Rinaldi, S.T., M.T.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Polsek Palembayan, Koramil 11 Palembayan, pemerintah Kecamatan Palembayan, perangkat Nagari III Koto Silungkang, tokoh masyarakat, serta Direktur PT Dame Uli Jadiaman Indah selaku pelaksana pekerjaan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Agam, Rinaldi, menegaskan bahwa pembangunan Huntap menjadi bagian penting dari langkah pemerintah dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Menurutnya, keberadaan hunian tetap bukan sekadar menghadirkan tempat tinggal baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembalikan rasa aman, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat yang terdampak.

“Pembangunan Huntap ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan rumah, tetapi juga merupakan bagian dari proses pemulihan masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan layak,” ujar Rinaldi.

Ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaksana pekerjaan, pemerintah nagari, aparat keamanan hingga masyarakat, dapat bersama-sama mengawal proses pembangunan tersebut.

Pengawasan dan koordinasi yang baik dinilai penting agar pembangunan 80 unit Huntap dapat terlaksana sesuai ketentuan, memenuhi standar mutu yang ditetapkan, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi penerima.

Sementara itu, Ridho Ruzika mengingatkan pelaksana agar seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara profesional dengan berpedoman pada spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor selama proses pembangunan berlangsung. Kolaborasi antara pemerintah, pelaksana, aparat keamanan, pemerintah nagari, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

Dimulainya pembangunan 80 unit Huntap di Nagari III Koto Silungkang menjadi langkah nyata dalam memperkuat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam.

Pemkab Agam berharap pembangunan tersebut dapat berjalan optimal, tepat mutu dan tepat waktu, sehingga hunian yang dibangun dapat segera ditempati dan dimanfaatkan masyarakat terdampak untuk kembali menata kehidupan mereka dengan lebih aman, layak, dan bermartabat. Adv

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest