Banjir Landa Korong Kampuang Koto, Rumah dan Tanaman Warga Tergenang

More articles

Sungai Limau, investigasi.news – Banjir yang melanda Korong Kampuang Koto, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau Padang kamis (16/01) menyebabkan kerusakan pada tanaman dan menggenangi rumah warga. Peristiwa ini terjadi akibat luapan Sungai Batang Air Kamumuan yang tidak memiliki pembatas antara aliran air dan pemukiman warga, sehingga air dengan mudah menggenangi kawasan tersebut.

Menurut keterangan warga setempat, banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Air sungai yang meluap menghantam rumah-rumah warga dan merusak berbagai jenis tanaman, termasuk padi dan tanaman hortikultura yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. “Banjir ini merugikan kami. Tidak hanya menggenangi rumah, tetapi juga tanaman yang menjadi mata pencaharian kami,” ungkap salah seorang warga, dengan nada kecewa.

Warga Kampuang Koto menyatakan keprihatinannya atas minimnya perhatian dari pemerintah setempat terkait masalah banjir ini. Mereka menilai bahwa upaya pencegahan yang dilakukan selama ini belum memadai. “Sudah bertahun-tahun kami mengusulkan agar ada pembangunan tanggul atau pembatas sungai, tetapi hingga kini belum ada tindakan nyata,” ujar seorang warga lainnya.

Banjir di daerah ini bukan kali pertama terjadi. Setiap kali hujan deras mengguyur, wilayah ini selalu menjadi langganan banjir. Namun, hingga kini belum ada solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut. “Kami berharap pemerintah segera bertindak, karena situasi ini sangat merugikan. Banjir tidak hanya mengancam harta benda, tetapi juga keselamatan kami,” tambah warga.

Selain rumah yang tergenang air, sejumlah lahan pertanian rusak parah. Para petani harus menghadapi kerugian besar akibat hilangnya hasil panen. Hal ini dinilai memperburuk kondisi ekonomi warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Selain itu, warga juga menghadapi kendala dalam aktivitas sehari-hari akibat banjir yang membuat akses jalan terganggu. Beberapa anak terpaksa tidak bisa pergi ke sekolah karena genangan air yang cukup tinggi.

Melihat dampak yang begitu besar, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Beberapa usulan yang disampaikan warga antara lain pembangunan tanggul di sepanjang aliran sungai, pengerukan sungai untuk memperdalam aliran air, serta peningkatan sistem drainase di kawasan pemukiman.

Ari

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest