Iklan muba

SD Negeri Pelosok Kabupaten Jember Memanfaatkan IT Untuk Pembelajaran

More articles

Jember, Investigasi.News – Penerapan teknologi informasi dalam pembelajaran menjadi warna tersendiri dalam sistem belajar dan pembelajaran di SDN Banjarsengon 2. Sekolah pinggiran Kabupaten Jember tersebut memiliki program chromebook yang dirancang untuk mendukung aktivitas belajar dan pembelajaran siswa.

Program ini memungkinkan siswa bisa mendapatkan materi dan referensi dari sumber belajar yang beragam.

Kepala sekolah SDN Banjarsengon 2, Guntur Bayu Wibisono M.Pd., mengungkapkan bahwa kami sudah melaksanakan pembelajaran dengan sistem IT kelas 5 dan 6 sejak 2 tahun lalu.

“Dengan menggunakan media chromebook, sumber belajar yang didapatkan siswa semakin luas”ungkap Guntur, Kepala sekolah SDN Banjarsengon 2. Senin(19/5)

Proses pembelajaran IT ini khususnya program chromebook mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

“Program chromebook telah menjadi inovasi yang mewadahi ide siswa yang dapat dituangkan menjadi berbagai karya poster. Secara bertahap, pemanfaatan IT akan diterapkan pada seluruh pelajaran yang nantinya bisa memudahkan siswa dalam mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan” ungkap Ika Kawestika S.Pd, Walikelas 5 SDN Banjarsengon 2.

Hal itu diperjelas langsung oleh, Azkayla Quenn Rofiatur Rizkiah, anak didik kelas 5, mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan sistem pembelajaran IT yang telah diterapkan oleh pihak sekolah.

“Saya sangat menikmati dan senang pembelajaran menggunakan sistem IT, kami bisa lebih kreatif dan mengembangkan kemampuan diri” ungkap Azkayla.

Demikian pula yang diungkapkan oleh Walikelas 6 SDN Banjarsengon 2, Rania Shabrina Salsabil, mengatakan bahwa dengan menggunakan pembelajaran dengan sistem IT, para siswa bisa mendapatkan materi dan referensi yang dibutuhkan dalam belajar dan mendorong mereka bisa lebih kreatif memanfaatkan sumber belajar, tentu dengan pengarahan atau pendampingan guru.

Guna menunjang berkenaan dengan fasilitas internet mengingat lokasi sekolah di pelosok, pihak kepala sekolah terus berusaha untuk peningkatan fasilitas wifi dengan berkomunikasi tersebut dengan Telkom.

“Kami telah berusaha untuk meningkatkan kapasitas internet disekolah, selain itu dari pihak Telkom sendiri telah memberikan ruang bagi siswa kami untuk mengakses internet kantor Telkom” tambah Guntur.

Selain untuk pembelajaran, Pihak sekolah juga mengembangkan IT dengan mengkoneksikan juga kepala walimurid untuk bisa memantau kehadiran dari anaknya di lembaga pendidikan.

Js

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest