Menyatu Bersama Rakyat, TNI dan Warga Yeflio Bangun Masa Depan dari Desa

More articles

Sorong, Investigasi.news – Deru alat bangunan dan sorak semangat menggema di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong. Di tengah terpaan terik matahari Papua, tampak sinergi yang menginspirasi: TNI dan masyarakat setempat bahu-membahu membangun desa, bukan hanya secara fisik, tetapi juga sosial dan moral.

Adalah Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 yang menjadi panggung dari kolaborasi luar biasa ini. Kamis (22/5), semangat yang membara terpancar jelas dari wajah para anggota Satgas Kodim 1802/Sorong dan masyarakat yang bekerja bergotong royong menyelesaikan berbagai pembangunan fisik, termasuk fasilitas umum vital bagi warga.

Kapten Inf Suyatno, Pasiter Kodim 1802/Sorong, menyampaikan bahwa kekompakan ini tumbuh bukan karena keterpaksaan, tetapi dari kesadaran bersama untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Keakraban tumbuh alami, karena TNI hadir bukan hanya sebagai pelaksana program, tapi sebagai bagian dari keluarga besar warga kampung. Setiap tawa, peluh, dan kerja keras adalah bentuk cinta kami kepada rakyat,” ungkapnya penuh haru.

Lebih dari sekadar proyek, TMMD hadir sebagai ruang perjumpaan yang mempersatukan tekad antara aparat dan masyarakat. Pembangunan infrastruktur seperti MCK, renovasi sarana umum, dan berbagai penyuluhan menjadi wujud nyata dari keberpihakan TNI terhadap kehidupan desa.

Tak hanya fisik, program ini juga menyasar pembangunan karakter: penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi turut diberikan kepada warga. Hasilnya, masyarakat tidak hanya memiliki infrastruktur yang lebih layak, tapi juga semangat baru untuk mandiri dan maju.

“Melalui kebersamaan ini, kami yakin semua sasaran—baik fisik maupun nonfisik—bisa rampung tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang,” tutup Kapten Suyatno optimistis.

TMMD bukan hanya tentang membangun jembatan atau fasilitas sanitasi. Lebih dalam dari itu, ini adalah tentang membangun kepercayaan, mempererat tali kebangsaan, dan meletakkan fondasi masa depan dari kampung-kampung yang selama ini berada di tepian pembangunan.

Kampung Yeflio hari ini bukan lagi cerita tentang keterbatasan, melainkan simbol kebangkitan yang dirajut oleh tangan-tangan yang tak kenal lelah—dengan semangat merah putih yang tak pernah padam.

Red

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest