Jakarta, investigasi.news – Dua atlet catur junior asal Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, mencuri perhatian dunia dalam ajang internasional JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2025. Bertanding di antara ratusan pecatur dari berbagai negara, Rafa Firjatulah (14) dan Yourael Angestu Juslove (9) tampil mengejutkan dan membawa harum nama daerah di kancah global.
Turnamen bergengsi ini digelar di Gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, dan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, Sabtu (10/5). Kompetisi berlangsung selama enam hari, hingga 15 Mei 2025, dengan total 376 peserta dari 9 negara, termasuk India, Singapura, Australia, Uzbekistan, Belgia, Italia, Filipina, Sierra Leone, dan Indonesia.
Kedua atlet belia Murung Raya tampil di kategori Under 2000 (Challenger), yang diikuti oleh 313 peserta. Hasilnya tak main-main—Rafa Firjatulah berhasil meraih 6½ poin, melampaui target yang dipasang, sementara Yourael mengumpulkan 3½ poin di usia yang masih sangat muda.
Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwawancarai Tim Diskominfo Mura, menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa tersebut.
“Ini bukan sekadar prestasi, tapi pembuktian bahwa anak-anak Murung Raya bisa bersaing di panggung dunia. Catur menjadi salah satu cabang andalan yang selalu kami dorong untuk terus berkembang,” ujar Heriyus, Minggu malam (18/5/2025).
Sementara itu, Ketua PERCASI Mura, Pahala Budiawan, dalam keterangannya menyatakan bahwa JAPFA FIDE Rated Chess Tournament ini menjadi ajang pemanasan strategis jelang Kejurnas Catur Agustus 2025.
“Capaian Rafa dan Yourael melampaui ekspektasi. Ini sinyal positif menuju Kejurnas, sekaligus pembuktian bahwa pembinaan di daerah bukan isapan jempol,” tegasnya.
Keterlibatan Murung Raya dalam ajang internasional ini menjadi bukti nyata bahwa daerah yang jauh dari pusat ibu kota tetap mampu melahirkan talenta-talenta kelas dunia—asalkan diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan.
Zulmi



















