Sorong, Papua Barat Daya – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar oleh Kodim 1802/Sorong bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Salah satu penerima manfaat adalah Rahel Kalawen, warga Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong. Rumah tak layak huni miliknya kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman berkat gotong royong Satgas TMMD dan warga.
Senin (26/5/2025), anggota Satgas yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan masyarakat, terlihat sibuk menyelesaikan pemasangan plafon luar rumah milik Rahel. Progres pembangunan rumah tersebut telah mencapai 83 persen dan ditargetkan rampung tepat waktu.
“Semangat gotong royong ini luar biasa. Kami bersama masyarakat terus berupaya memaksimalkan pekerjaan, baik fisik maupun non-fisik, agar seluruh target TMMD dapat tercapai,” ujar Serka Ridwan, salah satu personel Satgas TMMD, di sela kegiatan.
TMMD ke-124 tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga mempererat solidaritas antara aparat negara dan warga setempat. Proses pengerjaan rumah Rahel menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat pelosok.
Rahel sendiri tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan ucapan terima kasih saat menyaksikan para prajurit TNI memperbaiki rumahnya.
“Terima kasih Pak TNI. Rumah kami sekarang sudah layak untuk ditinggali. Semoga kehidupan kami ke depan lebih sehat, aman, dan tentram,” ujar Rahel penuh syukur.
Program TMMD ini menjadi simbol nyata keberpihakan negara pada rakyat kecil. Di tengah keterbatasan, semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat membuktikan bahwa membangun Indonesia dari pinggiran bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata.
Red



















