Yeflio, investigasi.news– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar oleh Kodim 1802/Sorong kini memasuki tahap akhir. Salah satu sasaran fisik terakhir, yakni perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Michael K. Waiki di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menunjukkan progres signifikan pada Jumat (30/5/2025).
Serka Ridwan, anggota Satgas TMMD ke-124 Kodim 1802/Sorong, menjelaskan bahwa rumah ini merupakan unit ke-8 dari total RTLH yang direhab dalam program tersebut.
“Saat ini kami sedang menyelesaikan pengecatan dinding dan pemasangan keramik. Selanjutnya akan dilanjutkan ke instalasi listrik dan finishing lainnya. Kami terus memaksimalkan waktu dan tenaga agar rumah ini bisa segera ditempati,” ujar Serka Ridwan di lokasi.
Rehabilitasi rumah ini bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok yang selama ini minim sentuhan pembangunan.
Di tempat terpisah, Perwira Pengawas (Pawas) TMMD ke-124, Kapten Inf Harpin, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk pengabdian TNI kepada rakyat. Fokus utamanya adalah mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.
“Program RTLH ini adalah bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak, yang tentunya akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas hidup mereka,” jelas Kapten Harpin.
Ia juga berharap agar warga yang mendapatkan bantuan rumah dapat menjaga dan merawatnya dengan baik.
“Mudah-mudahan rumah ini membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarga penerima. Dan semoga masyarakat Kampung Yeflio semakin merasakan dampak positif dari TMMD ini,” tutupnya.
Dengan semangat gotong royong dan dedikasi penuh, Satgas TMMD terus menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu membangun desa dari titik-titik terluar Indonesia—mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan mandiri.
Red










