Nasional, Investigasi.News – Transformasi pelayanan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kini menuntut kecepatan dan inovasi untuk menjawab ekspektasi masyarakat. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan transformasi tersebut adalah sistem yang kokoh dan adaptif, di mana Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) memainkan peran sentral.
“Sistem pelayanan kita sangat bergantung pada input sumber daya manusia, dan saya melihat mayoritas input tersebut berasal dari keluarga besar KAPTI-Agraria. Ini menunjukkan bahwa peran KAPTI-Agraria sangat vital dalam mendukung kapabilitas lembaga kita,” ujar Menteri Nusron saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pusat (PP) KAPTI-Agraria Periode 2025–2028 di Jakarta.
Ia mengingatkan bahwa dinamika dunia digital yang berubah cepat setiap hari mengharuskan instansi pemerintah, termasuk Kementerian ATR/BPN, terus melakukan pembenahan.
“Kalau kita tidak mengantisipasi, saya yakin kita yang ada di pemerintahan ini akan ditinggalkan zaman. Kita bisa hilang dengan sendirinya karena gagal menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Nusron.
Menteri Nusron juga meminta jajaran PP KAPTI-Agraria yang baru dikukuhkan agar aktif menyampaikan ide, kritik, dan inovasi demi kemajuan Kementerian ATR/BPN. Ia berharap KAPTI-Agraria memberikan manfaat tidak hanya bagi para anggotanya, tetapi juga bagi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan masyarakat luas.
“Saya membutuhkan kontribusi nyata dari PP KAPTI-Agraria. Jangan segan memberi kritik dan masukan. Itu penting agar Kementerian ATR/BPN terus berinovasi dan memberi kemudahan sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KAPTI-Agraria, Sri Pranoto, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga saat ini KAPTI-Agraria telah mendata sebanyak 13.705 alumni di seluruh Indonesia, dengan 6.211 di antaranya aktif bekerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
“Dengan semangat The Next Level, kami menyusun berbagai program strategis untuk menjadikan KAPTI-Agraria sebagai agen perubahan di mana pun ditempatkan. KAPTI-Agraria adalah rumah kebersamaan, rumah pengabdian, dan wadah kaderisasi profesional agraria yang adaptif dan inovatif,” ujar Sri Pranoto.
Pengukuhan Pengurus Pusat KAPTI-Agraria Periode 2025–2028 dilakukan oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Pengukuhan ditandai dengan pengibaran panji oleh Pataka KAPTI-Agraria, sebagai simbol tanggung jawab dan amanah organisasi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN, serta Ketua Dewan Pembina KAPTI-Agraria, Andi Tenrisau, beserta jajaran.
(Wahyu)



















