Manado, investigasi.News– Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, tiga anggota Polri yang berdinas di jajaran Polda Sulawesi Utara menerima penghargaan langsung dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, atas dedikasi luar biasa mereka dalam perlindungan perempuan dan anak.
Penghargaan diserahkan dalam upacara peringatan HAN bertema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Jumat (25/7/2025).
Ketiga anggota Polri yang dinilai inspiratif dan patut diteladani adalah:
- Ipda Andros Geraldo Hinur, Kapolsek Tareran, atas peran aktifnya dalam penanganan dan pengungkapan kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan kekerasan seksual, dengan pendekatan yang responsif dan berpihak pada korban.
- Ipda Masri, Kapolsek Bandara Sam Ratulangi, atas keberhasilannya dalam mencegah keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang berpotensi menjadi korban TPPO melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi.
- Aipda Moningka Yanni, Ba Unit PPA Polres Kotamobagu, atas kontribusinya dalam penanganan kasus perempuan dan anak di wilayah Kotamobagu secara profesional dan humanis.
Kapolda Sulawesi Utara melalui Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan apresiasi dan harapannya atas penghargaan yang diterima oleh ketiga anggota tersebut.
“Selamat kepada Ipda Andros, Ipda Masri, dan Aipda Moningka. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Polri hadir dan bekerja nyata melindungi kelompok rentan. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi rekan lainnya,” ujarnya.
Upacara penghargaan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Johanes Vicktor Mailangkay, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, Dir Binmas Kombes Pol Julianto Sirait, serta jajaran Kepala Dinas Provinsi Sulut.
Hari Anak Nasional 2025 menjadi panggung bagi para penegak hukum yang tak hanya menegakkan aturan, tetapi juga merawat kemanusiaan. Ketiga polisi ini menunjukkan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan sekadar tugas, melainkan panggilan moral untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih aman dan adil.
Sandi






