Malut, Investigasi.news – Kepada awak media investigasi Faujiah Nurdin mantan Bendahara Desa Falahu, Kecamatan Kota Sanana, Kepulauan Sula, memberikan sejumlah klarifikasi atas akun fake (palsu-red) yang menyerang privasinya.
Selain memberikan klarifikasi pada hari ini Jumat 15 Agustus 2025, dirinya juga menghimbau admin group Dad Hia Ted Sua yang meloloskan sejumlah postingan dan unggahan yang bersifat provokasi, intimidasi maupun mengandung unsur pencemaran nama baik, Fauziah juga mengatakan tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah hukum dengan mengadukan pembuat status di group Facebook (FB) Dad Hia Ted Sua ke SPKT Polres Sula.
“Sangat keberatan dengan postingan akun (diduga palsu) ’Kampong Halaman’ di Group FB Dad Hia Ted Sua pada hari ini Jumat 15 Agustus 2025“, ungkap Fauziah mengawali keterangan persnya (15/8).
Yang pertama, terkait memposting photo saya dengan keluarga, kalo memang saya berhutang lalu apa hubungannya dengan anak-anak dan bapaknya anak saya, kenapa mereka menjadi terdampak, protes Faujiah.
“Hutang itu kan atas nama Pemerintah Desa Falahu, kenapa hanya saya yang dikejar, harusnya Kepala Desa juga dong“, lanjutnya.
Dirinya malah menantang, terkait persoalan hutang ini agar pihak yang merasa dirugikan secara jantan melaporkan secara hukum.
“Lapor saja, mau secara perdata atau pidana silahkan saja, bukan kemudian membunuh karakter seseorang, kemudian mencemarkan nama baiknya, memfitnah, baru pakai akun palsu lagi“, sesal Faujiah.
Merasa dicemarkan nama baiknya serta keluarga, Faujiah juga menghimbau admin group FB Dad Hia Ted Sua untuk selektif meloloskan postingan maupun unggahan yang bermuatan provokasi, intimidasi, serta menyerang privasi seseorang.
“Saya minta kebijaksanaan admin atau pengelola group ’Dad Hia Ted Sua’, agar bisa lebih bijak meloloskan status yang bersifat tadi, Provokasi, Intimidasi, Fitnah, mencemarkan nama baik dan menyerang privasi seseorang serta yang bersifat adu domba”, tandasnya.
Disentil apa langkah berikutnya selain melakukan klarifikasi di media, Faujiah berencana akan mengadukan akun ’Kampong Halaman’ ke SPKT Polres Sula.
“Nanti kita lihat saja, kalo memang diperlukan saya akan mendatangi SPKT Polres Sula“, tutup Faujiah Nurdin.
Sebagai catatan, akun Facebook Kampong Halaman memposting photo Faujiah Nurdin dengan caption:
-Waktu datang bautang wujud manusia pas ditagih berubah jadi powerengers (photo Faujiah).
-Gaya elit bayar utang sulit (photo Faujiah).
-Faujia Nurdin se Dudu bikin diri lupa kase manyala semenkin trus lari basambunyi mudel deng teteruga la se utang ini nanti setang yang bantu bayar akang dalam muka putar bale (photo Faujiah beserta anak dan suami).
Rl






