Pasaman, investigasi.news– Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman tahun 2025, Selasa (19/8), di Gedung Syamsiar Thaib, Lubuk Sikaping.
Mengusung tema “Bersatu dan Bangkit Bersama untuk Keolahragaan Kabupaten Pasaman,” kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Kabupaten Pasaman Tommy Irawan Sandra, unsur Forkopimda, Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Parulian menyampaikan bahwa KONI merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam peningkatan prestasi olahraga. Ia berharap Raker ini dapat melahirkan program kerja yang terukur dan berdampak nyata bagi kemajuan olahraga daerah.
“Mari kita rumuskan program yang benar-benar bermuara pada peningkatan kuantitas dan kualitas. KONI adalah induk organisasi bagi seluruh cabang olahraga prestasi,” tegasnya.
Atas nama Pemkab Pasaman, Bupati juga mengajak seluruh pengurus KONI untuk terus menggairahkan semangat olahraga di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Pasaman, Tommy Irawan Sandra, menjelaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan amanat AD/ART KONI Tahun 2020 Pasal 34 Ayat 1.
“Raker ini menjadi momentum perbaikan, penyempurnaan, sekaligus revitalisasi dunia olahraga agar pembinaan dan prestasi atlet Pasaman semakin terangkat,” ujarnya.
Menurut Tommy, Raker KONI 2025 memiliki arti penting karena akan meneguhkan komitmen seluruh pengurus dalam membangun olahraga Pasaman ke arah yang lebih maju.
Ia menekankan perlunya komunikasi harmonis antar pengurus KONI dan cabang olahraga (Cabor), serta menghindari konflik yang dapat mengganggu proses pembinaan atlet.
“Fokuslah pada pembinaan atlet asli Kabupaten Pasaman dan perlakukan mereka secara adil dan objektif agar prestasi berkembang secara optimal,” pesannya.
Tommy berharap, melalui sinergi yang kuat antara pengurus KONI dan seluruh Cabor, Raker ini mampu melahirkan gagasan inovatif yang akan memunculkan atlet-atlet berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Pasaman di tingkat regional maupun nasional.
—Ris—


















