Progres Pembangunan Diangka 14%, Ini Kendala Pembangunan Gedung Baru RSUD Sanana

More articles

Malut, Investigasi.news – Ditemui usai meninjau lokasi Proyek Pembangunan Gedung Baru RSUD-Sanana, Ulia H. Ngofangare, SKM Direktur RSUD memberikan keterangan Pers terkait progres pekerjaan Gedung Baru tersebut, diketahui siang tadi pihak RSUD, Dinas Kesehatan dan Kejaksaan dari Kejati Malut dan Kejari Sanana melakukan kunjungan kelokasi proyek serta menggelar rapat.

“Saat ini progres pembangunan ada diangka 14%, kita sedikit terkendala dengan timbunan, karena timbunan ini menghambat jalur alat berat untuk melakukan penggalian dan sebagainya“, ungkap Ibu Direktur (20/8).

Kendala yang lain mungkin menyangkut approved layout dari pihak Kementrian Kesehatan, namun begitu kami terus push agar secepatnya di ACC sehingga bisa secepatnya diaplikasikan oleh pihak kontraktor, tambahnya.

Disentil apakah kendala tersebut bisa ditanggulangi sehingga proyek berjalan aman sampai waktu yang ditentukan, Dir. Ulia (PPK) yang saat wawancara tadi didampingi Bapak Ikbal Mamang (PPTK) mengaku optimis semua berjalan lancar.

“Insha Allah, makanya tadi kita butuh masukan dari pihak Kejaksaan menyangkut percepatan pembangunan termasuk koordinasi lintas sektor“, pungkasnya.

Kepada sejumlah media Direktur Ulia mengatakan jika proyek yang dibiayai oleh DAK ini perhatiannya ada di Kementrian Kesehatan RI, mereka mengawasi secara detail sampai kepada tata letak ruangan dan lain sebagainya. RL

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest