Sawahlunto, Investigasi.news – Pada Rapat paripurna tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sawahlunto Susi Haryati, Senin (8/9/2025), Fraksi-fraksi dan anggota DPRD Sawahlunto sepakat belanja Rp614,44 miliar dan pendapatan daerah Rp584,55 miliar dengan defisit Rp29,89 miliar di APBD Perubahan 2025.
Defisit Rp29,89 miliar akan ditutupi dengan pembiayaan netto dalam jumlah yang sama dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2024.
Pada paripurna yang dihadiri Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra dan Wakil Walikota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Forkopimda dan Kepala OPD Kota itu fraksi – fraksi juga memberikan tanggapan pada pandangan Umum fraksinya.
Fraksi PPP DPRD Kota Sawahlunto Siadi menyatakan setelah memberikan tanggapan terhadap Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan APBD Perubahan tahun 2025, pada kesempatan ini kepada Pemerintah Kota, fraksinya menyampaikan, dengan adanya penekanan angka defisit yang berdampak pada pengurangan kegiatan.
Fraksinya mengingatkan jangan sampai mengurangi semangat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan tetap berpijak pada regulasi agar tidak terjadi permasalahan hukum nantinya.
Fraksi PPP juga mengingatkan kepada Saudara Walikota untuk menekankan kepada OPD terkait pengawasan agar maksimal menjalankan tugasnya mengawasi kegiatan dipenghujung tahun anggaran karena sangat rentan pelanggaran, katanya.
Walikota Sawahlunto Riyanda Putra menyatakan sngka-angka kita sepakati ini bukan statistik, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama menjalankan program prioritas pembangunan.
Tahapan lanjutnya, kata Riyanda, menyempurnakan dokumen rancangan, mempersiapkan kelengkapan yang dipersyaratkan yang akan kami sampaikan pada gubernur. (tumpak)

















